Home / Pena_VJB / Keinginan JK Berduet dengan Jokowi Masih Dipertimbangan PDIP

Keinginan JK Berduet dengan Jokowi Masih Dipertimbangan PDIP

Bagikan Halaman ini

Share Button

7

moral-politik.com.  Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengakui bahwa partainya melakukan komunikasi intensif dengan politisi senior Golkar yang juga mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Namun, keinginan Kalla untuk berduet dengan salah satu kader PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), pada Pemilihan Presiden 2014 masih dipertimbangkan.

“Wacana itu (Jokowi-JK) semuanya kami tampung dan jadi masukan yang kami pertimbangkan,” ujar di Kompleks Parlemen, Kamis (29/8/2013).

Putri Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu tidak menampik bahwa duet Jokowi-JK adalah duet yang cukup bagus karena melihat elektabilitas yang cukup tinggi dari sejumlah survei. Namun, menurut Puan, dinamika politik ke depan masih tetap perlu dicermati.

“Boleh-boleh saja, tapi dinamika politik kan berkembang. Kami tidak tahu apa yang terjadi menjelang pileg mendatang. Masih ada tiga bulan sampai setelah pileg, apakah kami lolos (presidential threshold) atau tidak. Namun, komunikasi (dengan JK) intensif dilakukan,” kata Puan.

Siap duet dengan Jokowi

Mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla (JK) menyambut baik dan siap jika dirinya masih dipercaya untuk mengabdi kepada rakyat dan negara pada pemilihan presiden dan wakil presiden tahun depan. Namun, semua itu berpulang pada kehendak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang akan mengusungnya dan rakyat itu sendiri.

”Bagi saya, hanya satu, selama itu bisa bermanfaat bagi rakyat dan negara, saya siap melaksanakannya jika bersama Pak Jokowi (Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta),” kata Kalla saat dihubungi Kompas, Selasa (27/8/2013) siang.

Menurut Kalla, Jokowi termasuk sosok yang didorongnya saat akan menjadi calon gubernur DKI Jakarta tahun lalu. ”Jokowi sosok yang memiliki kepribadian yang baik, punya kemampuan, bisa mengambil keputusan, dan memenuhi aspirasi rakyat. Lebih penting lagi, jika saya bersama Jokowi, ada yang bilang, itu sebuah harmoni, antara perwakilan Jawa dan luar Jawa,” tuturnya.

Baca Juga :  Kendati Stres, Jalani Kehangatan Bercinta: Ini Jurusnya

Namun, Kalla menyatakan, semuanya itu kembali lagi pada sikap Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan DPP PDI-P serta rakyat sendiri.

”Apakah memang mandat itu dipercayakan kepada saya? Kita lihat saja. Buat saya sendiri, sekarang ini, saya hanya melayani masyarakat di Palang Merah Indonesia (PMI) ataupun Dewan Masjid dan lainnya. Kalau itu dilihat sebagai sebuah pekerjaan, bagi saya itu hanya pengabdian saja. Tak lebih,” papar Kalla. (sumber: kompas.com)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button