Home / Sport / Kelompok Tani Baadale Pertanyakan Dana Gapoktan

Kelompok Tani Baadale Pertanyakan Dana Gapoktan

Bagikan Halaman ini

Share Button

7

foto: ilustrasi

 

 

moral-politik.com. Anggota Kelompok Tani Garuda Satu mempertanyakan pengelolaan dana yang dilakukan pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di desa tersebut.

Hal ini disampaikan anggota Kelompok Tani Garuda Satu Desa Baadale, Anis Tulle ketika ditemui moral-politik.com di kediamannya, Senin (9/9/2013).

Anis mengaku kesal dengan pola pengelolaan keuangan oleh Gapoktan di desa itu yang saat ini dipimpin Agustinus Tulle.

“Kami sudah penuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman Bantuan Lansung Masyarakat (BLM), Pemberdayaan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) sejak tahun 2012 hingga tahun 2013 tetapi tidak pernah mendapat satu jawaban kepastian dari Ketua Gapoktan Desa baadale,” katanya.

Padahal, kata Anis, sesuai pedoman yang dikeluarkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia bahwa pengelolahan Dana Gapoktan dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga tidak ada alasan untuk memberikan pinjaman kepada seluruh petani yang membutuhkan dana itu.

“Sebenarnya dana gapoktan ada dimana? ada sementara mengendap di rekening Gapoktan atau mengeram di rekening pribadi sehingga sudah menjelang satu tahun ini, kami belum pernah dapat bantuan pinjaman tersebut,” ungkapnya.

Senada dengan Annis, Ariyanto warga lainnya menjelaskan, keluhkan belum digulirkannya Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Pemberdayaan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) tahap dua Rp100 juta untuk Desa Baadale oleh ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Baadale, Agustinus Tulle.

Ariyanto mengatakan, sebagai salah seorang anggota kelompok tani di Desa Baadale dan terdaftar menjadi anggota kelompok tani Tunas Ndudale sejak tahun 2012 lalu hingga saat ini belum pernah mendapatkan dana tersebut sejak dana tahap satu digulirkan Maret 2012 lalu.

Padahal, kata Ariyanto, pihaknya sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan dana itu seperti pernyataan kesanggupan pelunasan serta barang jaminan sesuai dengan nilai pinjaman melalui Poktan Tunas Ndudale yang dipimpin Joni Tulle. (lima)

Baca Juga :  Berkas mantan Kepsek SMKN 3 Kupang dilimpahkan

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button