Home / Sport / Keluarga Histeris Melihat Martini Tewas Bersama Bayinya

Keluarga Histeris Melihat Martini Tewas Bersama Bayinya

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

foto: ilustrasi

 
moral-politik.com. Sontak histeris, suara tangisan para perempuan itu membelah Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang, Sabtu (14/9/2013) di ruang jenazah RSB Kupang. Mereka tak kuasa melihat Martini Kono, salah satu mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Kupang meninggal bersama anaknya yang baru saja dilahirkan.

Di dalam sebuah oven, tubuh perempuan muda itu terbaring kaku. Sementara di atas dadanya, ada jenazah seorang bayi. Diduga hasil hubungan gelap korban dengan pacarnya, Alex Metkono, asal Kelurahan Salu, Eban-TTU.

Para anggota keluarga itu tak tega melihatnya. Mereka menginginkan agar Martini segera dibawa pulang ke Desa Fatunisuan, Kecamatan Eban. Namun niat tersebut tidak diizinkan lantaran ayah korban, Domikus Kono, belum tiba. Selain itu, sejak ditemukan tak bernyawa, pada Sabtu (14/9/213), informasi tersebut belum sampai ke telinga sang ayah.

Saat ini kasus itu sudah ditangani Polisi dari Polres Kupang Kota, pihak keluarga tidak berani untuk mengambil keputusan dan bertanggung jawab jika korban harus diotopsi tanpa kehadiran orangtua kandungnya.

“Dia punya bapak  ini masih mengikuti serah terima di SMPN Satap Nailelo. Di sana tidak ada sinyal HP. Jadi, sampai sekarang bapaknya belum tahu. Ini sudah ditangani polisi. Jadi, siapa yang bertanggung jawab untuk otopsi atau tidak, selain orangtua kandungnya,” kata Agustinus Balan, salah satu anggota keluarga korban di ruang jenazah RSB kepada moral-politik.com, Sabtu (14/9/2013).

Jenazah korban, katanya, hendak dibawa sesegera mungkin ke kediaman orangtuanya. Namun hal ini belum bisa dilakukan tanpa kehadiran orangtua kandung korban.

“Kalau kita paksa untuk bawa sekarang, nanti sampai di sana ada apa-apa dengan orangtuanya laki-laki, siapa yang akan bertanggung jawab?” kata Balan.

Baca Juga :  Seksinya Laut Pasir Panjang, Kota Kupang, NTT

Sebelumnya, Martini Maria Sani Kono alias Tini (21), mahasiswi semester lima  Jurusan Kimia FKIP Unwira Kupang ditemukan membusuk bersama bayi di kamar kosnya di Jalan Irian Jaya, Gang Markisa, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Sabtu (14/9/2013) dini hari. Diduga korban tewas setelah melahirkan.

Pantuan moral-politik.com  di tempat kejadian perkara (TKP), banyak darah berceceran di lantai kamar korban. Informasi yang dihimpun, tewasnya korban baru diketahui setelah pacarnya, Alex Metkono, menemukan korban terbujur kaku bersama bayi di sebelah kiri kepala Tini. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button