Home / Sport / Keluarga Korban Pertanyakan Hasil Penyilidikan

Keluarga Korban Pertanyakan Hasil Penyilidikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

foto: ilustrasi

 

 

moral-politik.com. Keluarga Jeky Pello, korban Pengeroyokan di Sabu Raijua mempertanyakan surat pemberitahuan hasil penyelidikan (SP2SP) kepada polisi. Pasalnya sudah cukup lama kasus ini dilaporkan ke Polsek Sabu Barat  namun keluarga belum mendapatkan SP2HP.

Ferdy Amatae, salah satu keluarga korban kepada moral-politik.com belum lama ini mengatakan, hingga saat ini keluarganya terus mempertanyakan SP2SP terkait laporan kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh sopir Bupati Sabu Raijua.

“Sudah satu minggu kasus ini berjalan tapi hingga saat ini kami kelaurga belum mendapat pemberitahuan sejauh mana hasil penyelidikan polisi terkait persoalan ini,” kata Ferdy.

Dia mengatakan,  SP2HP diberikan oleh Penyidik kepada pihak yang berperkara guna mengetahui sejauhmana perkara tesebut ditangani oleh Penyidik, baik mengenai hambatan-hambatan yang dialami selama dalam proses penyidikan maupun hal-hal lainnya.

“SP2HP merupakan Layanan Kepolisian yang memberikan informasi kepada masyarakat sampai sejauh mana perkembangan perkara yang ditangani oleh pihak Kepolisian. Sehingga dengan adanya transparansi penanganan perkara, masyarakat dapat menilai kinerja Kepolisian dalam menangani berbagai perkara tindak pidana yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Dia menjelaskan dalam SP2HP, sekurang-kurangnya memuat tentang pokok perkara,tindakan penyidikan yang telah dilaksanakan dan hasilnya masalah atau kendala yang dihadapi dalam penyidikan,rencana tindakan selanjutnya dan himbauan atau penegasan kepada pelapor tentang hak dan kewajibannya demi kelancaran dan keberhasilan penyidikan.

“SP2HP dilakukan selama proses penyidikan sampai dengan perkara tersebut di limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan dikirimkan oleh Penyidik baik melalui surat biasa atau menggunakan media Teknologi Informasi,” katanya.

Dia berharap agar dalam kasus ini polisi harus melakukan penyelidikan secara adil. Jangan sampai karena ada sesuatu membuat polisi enggan untuk menuntaskan kasus ini.

Baca Juga :  Dana Promosi Sail Komodo Jangan untuk Perjalanan Dinas Saja

”Kami sebagai masyarakat yang mencari keadilan masih berharap polisi bisa bekerja secara profesional dalam menangani kasus ini,” kata Ferdy.

Sementara istri Korban, Nora Pello, kepada wartawan mengatakan, sesuai hasil CT-scan suaminya mengalami memar dihampir selurh bagian kepala serta terdapat penyempitan akibat pukulan yang diterima secara bertubi-tubi.

“Kata Dokter ada penyempitan dan memar dihapir semua bagian kepala,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jeky Pello, sopir KPUD Sabu Raijua dikeroyok oleh Sopir Bupati Sabu Raijua cs pada Minggu (11/8/2013).  (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button