Home / Populer / Kepala BNN Menanti Laporan Terkait Penangkapan RT

Kepala BNN Menanti Laporan Terkait Penangkapan RT

Bagikan Halaman ini

Share Button

13

foto: ilustrasi

 

 

moral-politik.com, Kota Kupang – RT, salah satu Kepala Seksi  di BNN Kota Kupang, tertangkap selingkuh dengan Deli Tunai, salah satu mahasiswa Undana Kupang jurusan Komunikasi di kos chaya-chaya jalan Tidar II RT 58/RW 17 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Minggu (29/9/2013).

Keduanya tertangkap basah oleh warga setempat ketika melakukan penggrebekan langsung di kos chaya-chaya.

Infromasi yang dihimpun moral-politik.com  di lokasi kejadian menyebutkan, keduanya sering bertemu di lokasi kejadian. Sekitar pukul 17.00 Wita, RT menghampiri Deli di kos-kosannya.

Beberapa waktu berselang melihat kedatangan RT, warga merasa curiga karena RT sering mendatangi kos chaya-chaya untukbertemu Deli.  Karena merasa curiga warga langsung melakukan penggrebekan di kos chaya-chaya yang dihuni Deli.

Saat digrebek, RT dan D tak mau membuka pintunya meskipun warga sekitar berusaha membuka pintu kosnya. Karena tak dibuka, warga menghubungi pihak kepolisian dari Polres Kupang Kota untuk menangkap keduanya.

Setibanya polisi dari Polres Kupang Kota berhasil membuka pintu kos dan keduanya langsung digiring menuju Polres Kupang Kota untuk diperiksa secara intensif.

Kepala BNN Kota Kupang Martha Salendang kepada moral-politik.com, Senin (30/9/2013)  di ruang kerjanya membeberkan adanya peristiwa perselingkuhan antara RT dan D yang ditangkap basah itu.

Martha menjelaskan, dirinya sering melihat Riki ke lokasi kejadian namun dirinya tak menduga bahwa RT mengunjungi D yang berstatus sebagai wanita perslingkuhannya. Dirinya tidak menduga karena RT dikira mengunjungi keluarganya di lokasi tersebut.

“Memang benar bahwa adanya anak buah saya yang tertangkap selingkuh di kos-kosan, namanya RT dan mahasiswa di Undana Kupang namanya D. Saya juga baru tahu ketika di Kantor pagi tadi, “ katanya.

Baca Juga :  Ini dia janji Prabowo - Hatta selesaikan masalah perumahan

Dia menegaskan, apabila ada laporan atau pengaduan dari pihak yang dirugikan maka pihak BNN Kota Kupang akan melakukan BAP terhadap RT sebagai tindakan tegas dari BNN Kota Kupang. Namun jika tidak ada pengaduan maka BNN Kota Kupang tidak bisa memproses perilaku RT. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button