Home / Sport / Korban Kekerasan di NTT Sebanyak 3.531 Kasus

Korban Kekerasan di NTT Sebanyak 3.531 Kasus

Bagikan Halaman ini

Share Button

Piter Manuk

 

 

moral-politik.com. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk kepada moral-politik.com, Senin (9/9/2013) mengatakan, hingga September 2013 tingkat kekerasan di NTT cukup tinggi, ditunjukan dari jumlah kasus mencapai 3.531.

Dia mengatakan, untuk mengatasi kekerasan di NTT yang cukup tinggi itu, pelaksanaan program dan kegiatan lintas sektor maupun keterlibatan aktif Organisasi Sosial (Orsos) dan LSM yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap korban kekerasan, terus dilakukan dalam berbagai  upaya penyelamatan pemulihan dan pemberdayaan penyandang masalah kesejatheraan sosial, antara lain korban kekerasan.

“Untuk mencegah dan mengurangi meningkatnya korban kekerasan, terus dilakukan pemerintah saat ini namun masih menemui berbagai hambatan. Sikap tertutup dari keluarga atau masyarakat terhadap permasalahan yang dihadapi membuat  data tidak akurat,” katanya.

Dalam mewujudkan, katanya, misi pembangunan di Provinsi NTT, Dinas Sosial NTT sebagai penanggungjawab program di bidang kesejatheraan sosial diarahkan pada upaya pemberdayaan masyarakat dengan menjalin kerjasama dengan semua pihak terhadap upaya penyelematan, pemulihan dan pemberdayaan penyandang masalah kesejahteraan sosial yakni korbam tindak kekerasan.

“Kurang keterbukaan dari keluaraga dan masyarakat  ini juga merupakan varian fenomena “gunung es” yang secara fakta hanya sebagain kecil yang muncul dipermukaan sedangkan sebagain besar tidak keliahatan di permukaan, sehingga menimbulkan permasalahan yang baru dan  semakin rumit,” katanya.

Dia menambahkan, keikutsertaan masyarakat, Orsos dan  LSM serta lembaga lain sangat penting dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi korban tindak kekerasan sehingga langka penanganannya diselenggarakan oleh pemerintah dalam memberikan bimbingan ketrampilan bagi korban tindak kekerasan dapat lebih maskimal dirasakan manfaatnya oleh korban.

“Melalui bimbingan ketrampilan yang dapat bermanfaat bagi korban  dalam mengelola bantuan yang diberikan dalam bentuk bantuan modal usaha untuk meningkatkan kesejatheraan keluarga,” katanya. (richo)

Baca Juga :  Kasus Dana Bansos, Jaksa Akan Panggil Ketua dan Anggota DPRD TTU

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button