Home / Sport / Manusia Tak Punya Hak Menghukum Mati Manusia

Manusia Tak Punya Hak Menghukum Mati Manusia

Bagikan Halaman ini

Share Button

walfrida soik(1)

 

 

 

 

moral-politik.com. Kota Kupang – Rofinus Boys, salah satu masyarakat Kota Kupang menolak dengan keras hukuman mati yang diterima oleh Wilfrida Soik, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Belu oleh pemerintah Malaysia terkait kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Wilfrida.

“Manusia tidak pernah punya hak untuk mencabut nyawa seorang manusia, itu hanya kewenangan yang datangd ari Tuhan, bukan manusia biasa seperti saya, “ katanya kepada moral-politik.com, Rabu (25/9/2013).

Menurutnya, seberat apapun kesalahan yang dibuat oleh Wilfrida tidak seharusnya dihukum dengan hukuman mati. Hukuman itu bukanlah hukuman yang pantas dan wajar diterima oleh seorang Wilfrida yang masih tergolong di bawah umur. Hukuman itu tidak dibenarkan.

Siapapun, tambahnya, yang memutuskan untuk menghukum mati terhadap Wilfrida dengan sendirinya telah berhutang nyawa terhadap Wilfrida dan keluarga besar Wilfrida. Karena ini merupakan hukuman mati yang sama dengan membunuh seseorang.

“Menghukum mati seseorang itu sama saja hutang darah kepada Wilfrida dan keluarganya. Hukum alam akan berlaku dimana hutang darah dibayar dengan darah, siapa pun dia yang memberi hukuman, lambat laun pasti didapatnya kembali, “ tegasnya. (richo)

Baca Juga :  Tolak Bertemu Walikota, Warga Kolhua Bertemu DPRD

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button