Home / DPRD Kota Kupang / Maraknya Aborsi, DPRD Minta Pemerintah Tertibkan Kos-kosan

Maraknya Aborsi, DPRD Minta Pemerintah Tertibkan Kos-kosan

Bagikan Halaman ini

Share Button

2foto: ilustrasi kantor dprd kota kupang

moral-politik.com. Maraknya kasus aborsi yang melibatkan mahasiswi dan mahasiswa di Kota Kupang mendorong Anggota DPRD Kota Kupang, Yappy Pingak meminta pemerintah Kota Kupang segera menertibkan kos-kosan dalam hal ini berlakukan jam kunjungan bagi mahasiswa dan mahasiswi di tempat kos-kosan masing-masing. Atau bila berlakukan larangan kunjungan jika kos-kosan tempat mereka menginap tidak menyiapkan ruang penerima tamu.

“Pemerintah harus tegas karena dalam beberapa bulan sudah ada beberapa mahasiswa yang melakukan aborsi dari hubungan gelap mereka,” kata Yappy Pingak kepada moral-politik.com di Kupang, Senin (16/09).

Menurut dia, maraknya hubungan seks karena di kos-kosan tidak ada pengawasan. Selain para pemilik kos juga tidak menyiapkan ruang  untuk menerima tamu, ditambah lagi pemilik kos kebanyakan tidak tinggal bersama-sama di tempat itu  sehingga, tidak ada pengawasan terhadap mahasiswa yang kos di tempat mereka. Hal itu yang memudahkan para anak kos untuk melakukan hubungan yang belum sepantasnya mereka lakukan.

Ia mengatkan, seharusnya para mahasiswa sudah bisa berpikir dewasa karena mereka merupakan orang terdidik. Tapi godaan selalu datang sehingga pemerintah perlu tegas dengan dengan para pemilik kos agar mereka juga melakukan pengawasan terhadap kos-kosan mereka.

“Sangat rawan jika para muda mudi itu langsung berkunjung ke kamar masing-masing. Hal itu akan membuat mereka bisa melakukan hubungan sex bebas. Pemerinyah harus cepat merespon hal ini mengingat sudah cukup banyak kasus aborsi,” kata Yappy. (Nyongky)

Baca Juga :  Pemkot Kupang Harus Tinjau Kembali 3 Perda

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button