Home / Populer / Mgr. Norbertho: Timor Leste dan Belu Harus Saling Menghargai

Mgr. Norbertho: Timor Leste dan Belu Harus Saling Menghargai

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

moral-politik.com. Uskup Maliana, Timor Leste, Mgr. Norbertho Do Larmo yang dimintai pendapatnya mengenai hidup berdampingan antara masyarakat Belu dengan Timor Leste mengatakan, pada dasarnya tetap menghargai dan menjaga keharmonisan antara masyarakat Belu dan Timor Leste, agar tidak terjadi kecemburuan.

“Saya mau katakan, tidak usah saling cemburu antara masyarakat Belu dan Timor Leste, karena keduanya masih bersaudara. Kalau ada selisih pendapat, tidak usah ribut. Urus baik-baik,” pesan Uskup Norbertho di sela-sela makan siang di aula Susteran SSpS, setelah merayakan ekaristi suci 100 tahun SVD berkarya di Indonesia dan 75 tahun Keuskupan Atambua, Senin (16/9/2013).

Menurutnya, jika ada konflik di perbatasan soal tapal batas, langkah yang diambil adalah tetap membangun komunikasi yang baik, dan harus saling mendengarkan serta tidak boleh memakai kekerasan.

Selain itu, sambung Uskup Norbertho, pemerintah dari kedua negara harus duduk bersama-sama untuk secepatnya menyelesaikan kasus tersebut, sehingga tidak memakan korban.

“Ya, soal konflik di tapal batas sebaiknya dilakukan dengan kepala dingin. Tidak usah pake kekerasan, dan perlu saling mendengar. Yang salah minta maaf, yang benar harus bersedia memaafkan yang salah. Tidak usah didendam, karena akan memperburuk situasi!” tutupnya, seraya pergi ke meja makan karena telah ditunggu tetamu lainnya. (Felix)

Baca Juga :  Di Solo, BEM UNS Dirikan Posko Relawan Penjemputan Pulang Jokowi

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button