Home / Populer / Pakar Hukum NTT Yakin Wilfrida Bebas

Pakar Hukum NTT Yakin Wilfrida Bebas

Bagikan Halaman ini

Share Button

pakar hukum

 

 

moral-politik.com, Kota Kupang – Kasus Wilfrida Soik yang adalah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal kabupaten Belu, Provinsi NTT kini menjadi pembicaraan hangat. Semua elemen masyarakat membicarakan Wilfrida, mulai dari Pedagang Kaki Lima (PKL) sampai para pakar hukum.

Berbagai pernyataaan pun dikeluarkan tapi sebagian besar mendukung agar wanita yang baru berumur 18 tahun tersebut tidak didera hukuman mati.

Lepas dari itu, ada juga yang bersimpulan berdasarkan kajian mendalam, mereka yakin Wilfrida bisa lepas dari hukuman mati.

Dosen Universitas Muhamadyah Djajusman yang ditemui moral-politik.com bertempat di kampusnya Universitas Muhamadiayah Kupang, menjelaskan, jika melihat dari kronologis kasus tersebut Wilfrida Soik bisa dibebaskan. Bahkan akan dipulangkan ke Negara Indonesia.

“Saya optimis si Wilfrida itu bebas,” katanya.

Karena menurut  pakar hukum yang belajar khusus soal pidana mati ini, Wilfrida Soik tidak melakukan pembubuhan berencana. Ia menambahkan, seseorang bisa mendapat hukuman mati jika bukti-bukti yang diajukan benar-benar kuat.

Dirinya sangat meyakini kalau, jika benar Wilfrida Soik melakukan hal tersebut maka itu dillakukannya dalam keadaan terpaksa karena telah berada dalam tekanan bertahun-tahun, atau pun pembunuhan itu terjadi karena Wilfrida membela diri. (ikzan)

Baca Juga :  Gerindra ragukan kinerja KPU soal surat suara rusak

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button