Home / Sport / Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gugat KPU Nagekeo

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gugat KPU Nagekeo

Bagikan Halaman ini

Share Button

Luis Balun 1(1)

 

 

moral-politik.com. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo, Piet J. Nuwe Wea-Florentinus Pone (Piet-Lorens), Lukas A.Tonga-Yosef Juwa Dobe Ngole (Lukas-OS) melalui Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI)  yakni  akhirnya menggugat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nagekeo, karena diduga melakukan pelanggaran terhadap proses pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nagekeo tahun 2013.

Luis Balun, salah satu kuasa hukum para penggugat yang ditemui moral-politik.com di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (9/9/2013) mengatakan, tiga paket Bupati dan Wakil Bupati melayangkan gugatan terhadap KPUD Nagakeo dengan alasan diduga melakukan pelanggaran Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo tahun 2013.

Dia mengatakan, alasan tiga paket  yakni Paket Piet-Lorens, Paket Lukas-Os, dan Paket Doa melayangkan gugatan adalah pihak tergugat atau KPUD Nagekeo mengeluarkan surat keputusan nomor 28/Kpts/KPU-Kab-018.964764/VII/2013 tentang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nagekeo tahun 2013 putaran kedua tanggal 14 Juli 2013 dalam rapat Pleno, yang secara definitif menetapkan yang berhak maju dalam putaran kedua adalah pasangan Elias Djo-Paulinus Yohanes Nuwa Veto  dan pasangan Phodi Servasius-Ibrahim Yusuf.

Menurut Balun, tiga pasangan yang melayangkan gugatan terhadap KPUD Nagakeo merasa telah memenuhi syarat untuk ikut dalam Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2013 di Kabupaten Nagakeo pada putaran kedua.

Selain itu, para penggugat juga menemukan adanya pelanggaran Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nagakeo tahun 2013 yang dilakukan oleh pihak KPUD Nagekeo secara masif, terstruktur dan sistimatis. Hal ini sangat bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku dan asas-asas umum pemerintahan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan pasal 53 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor  51 Tahun 2009 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 5 Tahun 1986 tentang PTUN.

Baca Juga :  Lion Air Kembali Berulah, Penumpang Meradang

Dia menjelaskan, awalnya terdapat 9 Balon yang akan mengikuti Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nagakeo Tahun 2013, namun dua paket, yakni Marselinus Ado Wawo-Marselinus Lowa (NAMA) dan Paket LUKAS-ANGEL saat proses verifikasi administrasi dan verifikasi faktual oleh KPUD Nagekeo  tidak memenuhi syarat, sehingga gagal menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo yang ikut bertarung.

Menurut Balun, akibat perbuatan  atau penyimpangan yang dilakukan KPUD Nagekeo dalam tahapan proses pemilihan suara, mempengaruhi perolehan suara para penggugat dalam Pilkada tanggal 8 Juli 2013 yang lalu. Para penggugat saat ini juga telah melakukan permohonan keberatan hasil ke MK untuk melawan KPUD Nagakeo.

Untuk itu permintaan para penggugat menolak seluruh eksepsi penggugat dan menolaks eluruh permohonan penggugat di PTUN Kupang. Selain itu diminta untuk memeriksa bukti-bukti dokumen dans aksi-saksi, karena KPUD Nagakeo terbukti melakukan pelanggaran dalam proses Pilkada Nagekeo. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button