Home / Sport / Pemkab Rote Ndao Bangun 100 unit Rumah RTJK

Pemkab Rote Ndao Bangun 100 unit Rumah RTJK

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kadis NarkerTrans. Drs. Frederik Haning

 

 

moral-politik.com. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam Tahun Anggaran 2013 membangun 100 unit rumah siap huni di Desa Lidor, Kecematan Rote Barat Laut.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rote Ndao Frederik Haning saat ditemui moral-politik.com di ruang kerjanya, Jumat (13/9/2013).

“Pembangunan 100 unit rumah ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Mojo Wijaya Karya dengan menggunakan anggaran senilai Rp 5 miliar lebih, saat ini fisik pekerjaannya mencapai  65 persen,”terang Frederik.

Di lokasi perumahan itu kata Frederik, selain dibangun komponen jalan poros 0,5 kilometer, jalan Desa sepanjang 3,5 kilometer juga dibangun fasilitas umum lainnya seperti satu unit Sekolah Dasar, satu unit Pustu, Balai pertemuan, Gudang, Gereja dan Kantor UPT.

Pembangunan tersebut lanjutnya, merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat yang taraf ekonominya rendah dan selama ini belum memiliki tempat tingal.

“Alokasi pembangunan transmigrasi tahun 2013 akan ada pembinaan lanjutan selama lima tahun bagi penghuninya nanti. Tahun pertama akan diberikan jaminan hidup meliputi sembilan bahan pokok karena masyarakat yang menenpatinya masih dalam upaya mengelolah lahan yang ada,” katanya, seraya menambahkan, sesuai yang ditetapkan Kementrian tenaga kerja dan transmigrasi pusat, warga yang menempatinya nanti akan akan mendapatkan beras sebanyak 42,5 kilogram yang ditanggulangi pemerintah propinsi Nusa Tenggara Timur.

Disinggung soal sejumlah bangunan translok di Kabupaten Rote Ndao seperti translok Paal di Desa Netenaen Kecamatan Rote Barat Laut, Translok Oenggaut di Kecamatan Rote Barat dan Translok Istua di Kecamatan Lobalain banyak ditinggalkan penghuninya akibat lemahnya perhatian pemerintah, Frederik mengatakan hal itu disebabkan karena tidak adanya alokasi anggaran untuk pembinaan lanjutan dari pemerintah.

Baca Juga :  Messi Gagal Penalti, Barcelona Libas Celta Vigo

“Meski tidak ada alokasi anggaran untuk pembinaan lanjutan tetapi khusus untuk translok di desa Netenain dan Paal sudah ada upaya untuk perbaikan saluran drainase,perbaikan Rumah Ibadah (Gereja), air bersih,memperbaiki Sekolah Dasar dan sarana prasarana jalan menuju ke sana,” terangnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button