Home / Pena_VJB / Pemprov NTT Diminta Lebih Serius Mengelola Keuangan Daerah

Pemprov NTT Diminta Lebih Serius Mengelola Keuangan Daerah

Bagikan Halaman ini

Share Button

beri bina

 

 

moral-politik.com. Anggota DPRD NTT dari Fraksi Gerindra, Gabriel Abdi Kesuma Beri Bina mengingatkan Pemerintah NTT untuk lebih serius, transparan, akuntabel, disiplin dan patuh  terhadap ketentuan perundangan-undangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Peringatan ini didasarkan pada opini BPK terhadap laporam keuangan pemerintah NTT TA 2012,  dimana adanya trend negatif akibat tambahan akun yang menjadi temuan BPK Perwakilan NTT dari
empat akun pada TA 2011 menjadi delapan akun pada TA 2012,” kata Beri Bina kepada moral-politik.com di Kupang, Rabu (4/9).

Dia menyatakan, semua pihak tentunya berharap agar pada tahun anggaran 2013 dan tahun-tahun  anggaran mendatang, BPK RI dapat memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Status WTP
hanya akan bisa diraih melalui kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas sebagaimana yang  selama ini terus digaungkan oleh gubernur.

Tentunya motivasi ini, ujarnya harus diimplementasikan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh  pimpinan SKPD dan jajaran birokrasi pemerintahan NTT. Caranya dengan merubah mindset dan  menjauhkan budaya kerja yang tidak pro perubahan.

Sementara itu, Anggota DPRD NTT dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Angela Mercy Piwung  menegaskan, opini WDP yang diberikan BPK RI Perwakilan NTT terhadap laporan keuangan  pemerintah NTT TA 2012 mengindikasikan bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi dari segi  pengelolaan keuangan daerah secara administrasi akuntansi.

Selain itu, tambahnya, akuntabilitas keuangan daerah yang ditunjukkan dalam HP BPK baru sebatas  kewajaran administratif. Sementara efektivitas dampak alokasi anggaran terhadap tingkat   kesejahteraan warga masyarakat belum menampakkan hasil yang signifikan.

“Hal ini terlihat dari sedikitnya perubahan pada struktur kondisi makro ekonomi daerah yang  merupakan dampak agregasi dari kondisi ekonomi mikro di NTT,” paparnya.*** (AVI)

Baca Juga :  Rieke: Pidato Presiden SBY bak Cerita Fiksi Berbau Ilmiah

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button