Home / Sejarah / Pengunjung ke Situs Rumah Pengasingan Bung Karno Meningkat

Pengunjung ke Situs Rumah Pengasingan Bung Karno Meningkat

Bagikan Halaman ini

Share Button

situs(1)

 

moral-politik.com. Minat masyarakat untuk mengunjungi situs rumah pengasingan Bung Karno, Presiden pertama RI di Jalan Perwira Kota Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), pasca direnovasi dan  diresmikan oileh Wakil Presiden Boedino, 1 Juni 2013 lalu semakin meningkat.

“Sejak diresmikan, jumlah pengunjung semakin meningkat. Pengunjung tersebut bukan saja  berasal dari NTT sendiri, tetapi juga berasal dari luar NTT dan wisatawan manca negara,” kata  Syafrudin Pua Ita, penjaga situs tersebut di Ende, Senin (16/9).

Menurutnya, para pengunjung yang datang ke situs tersebut selain ingin mengenal lebih jauh  tentang kisah pengasingan Bung Karno di Ende tahun 1933 – 1938, juga ingin melihat dari dekat  seperti apa tempat tinggal tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia itu.

Dia menjelaskan, dari data yang ada setiap hari tercatat kurang lebih 100 – 150 orang  pengunjung ke situs rumah pengasingan Bung Karno. Jumlah tersebut meningkat sekitar 50 persen  dari saat sebelum rumah itu difrenovasi oleh Yayasan Ende Flores.

“Meningkatnya jumlah pengunjung ini, membuktikan, betapa Bung karno sangat dicintai rakyat  Indonesia. Namanya begitu melekat erat dengan masyarakat, sehingga mereka rela datang meski  dari tempat yang jauh sekalipun,” paparya.

Kata dia, di situs rumah pengasingan tersebut tersimpan sejumlah koleks benada sejarah yang  berkaitan dengan Bung Karno selama berada di Ende, seperti lampu dinding, setrika, biola,  gambar Pura Bali, beberapa jenis tongkat, piring dan peralatan makan serta koleksi buku-buku.

Dia menambahkan, situs rumah pengasingan tersebut, saat sudah sudah semakin bagus dan ditata  lebih rapih.Selain bagian luar, bagian dalamnya pun  sudah ditata baik. Sedangkan benda-benda  koleksi diletakkan di dalam kaca.

” Untuk kamar tidur, kalau beberapa waktu sebelumnya hany ada tempat tidur kosong, sekarang  sudah dilengkapi dengan kasur, bantal dan kulambu yang juga ditata baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Benarkah Artikel Ini Soal Film Porno Pertama?

Salah seorang pengunjung, Wira Syahputra, salah seorang warga Riau, peserta sarjana mengajar  pada daerah terpencil, tertinggal dan terluar melalui program SM3T, yang diminta komentarnya seputar keberadaan situs sejarah tersebut mengatakan, sudah lama ia memendam kerinduan untuk  dapat berkunjung ke salah satu situs bersejarah pengasingan Bung Karno.

“Meski baru pertama kali ke sini, kami merasa sangat puas. Artinya, kami sudah bisa melihat  dari dekat seperti apa kondisi rumah pengasingan tokoh revolusi Indonesia yang dikenal dengan  sebutan Putra sang Fajar itu,” katanya.*** (AVI)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button