Home / Populer / PMKRI: Manuver Politik Gerindra Hadang Jokowi

PMKRI: Manuver Politik Gerindra Hadang Jokowi

Bagikan Halaman ini

Share Button

c

moral-politik.com. Jakarta – Popularitas Joko Widodo (Jokowi) di pentas politik nasional yang kian tak terbendung, membuat sejumlah Partai Politik kebakaran Jenggot; salah satunya Partai Gerindra. Menguatnya nama Jokowi di game politik nasional memaksa Gerindra memasang berbagai strategi dan manuver politik untuk menghadang mantan Walikota Solo itu.

“Saya melihat kehadiran Joko Widodo di pentas politik nasional menjadi rival berat bagi Partai Gerindra. Secara Politik Partai Gerindra wajar melakukan berbagai manuver politik agar Jokowi tidak maju menjadi calon presiden dalam pilpres 2014 mendatang”, kata Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Repulik Indonesia (PP PMKRI), Parlindungan Simarmata kepada moral-politik.com, Minggu siang (22/9/2013), di Menteng, Jakarta Pusat.

Menurutnya, dalam pertarungan politik, persaingan merupakan hal wajar dan lazim terjadi. Manuver-manuver politik ini juga bagian dari mencari simpati dan empati masyarakat. Tidak heran kalau Partai Gerindra juga melakukan manuver politik untuk menghadang pencalonan Jokowi.

Fenomena Jokowi memang menjadi perbincangan hangat dan panas di kalangan masyarakat kita saat ini. Kemunculan Jokowi dengan gaya blusukannya membuat para politisi di negeri ini menjadi terancam, mengingat animo, simpati bahkan empati terhadap Gubernur DKI Jakarta ini begitu tinggi, dan itu telah terukur melalui cara ilmiah yaitu hasil survei.

Lebih jauh Simarmata menjelaskan, Partai Gerindra merupakan salah satu partai peserta pemilu 2014 mendatang dan Prabowo digadang-gadang sebagai kandidat Calon Presiden, yang tentunya menjadi lawan Jokowi apabila PDIP mencalonkannya sebagai Calon Presiden. Bila melihat hasil survey beberapa lembaga survey, Jokowi selalu berada pada level tertinggi dan berpeluang besar menjadi Presiden 2014-2019.

“Saya mengamati, pengaruh Jokowi menjadi ancaman serius bagi para Calon Presiden nanti, di mana Jokowi menjadi sosok yang sangat disukai masyarakat Indonesia, dan bahkan desakan masyarakat terhadap PDIP untuk mencalonkan Jokowi sangat kuat, dan itu bakal menjadi diskusi panjang lebar di tubuh internal PDIP itu sendiri!” tegas Simarmata. (MRL)

Baca Juga :  Ramadhan Pohan: Jokowi tak profesional...

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button