Home / Sport / Polda NTT Duga Ada penyebab Lain Sehingga Terbakarnya Kantor Gubernur

Polda NTT Duga Ada penyebab Lain Sehingga Terbakarnya Kantor Gubernur

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 

moral-politik.com – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menduga ada penyebab lain yang terjadi hingga menyebabkan Kantor Guberrnur NTT mengalami kebakaran pada Jumat (9/8/2013) lalu.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Okto Riwu kepada moral-politik.com, Sabtu (7/9/2013) mengatakan, Polda NTT menduga bahwa ada penyebab lain yang menyebabkan Kantor Gubernur NTT mengalami kebakaran hingga menghanguskan 4 biro sekaligus di Kantor Gubernur NTT.

Polda NTT menduga adanya penyebab lainnya karena, katanya, setelah hasil uji Labfor yang dilakukan Polda Bali yang menyatakan bahwa penyebab kebakaran kantor Gubernur NTT pada, Jumat (9/8/2013) lalu bukanlah karena arus pendek listrik.

Menurutnya, berkaitan dengan hasil Labfor tersebut, Polda NTT hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengusut tuntas kasus itu.

“Dugaan bahwa Polda NTT bahwa ada penyebab lainnya karena hasil Labfor Polda Bali menyatakan bahwa bukan karena arus pendek, makanya Polda NTT sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi, “ katanya.

Sebelumnya, sedikitnya 12 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkup pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diperiksa Polda NTT, untuk menggali lebih dalam soal informasi terkait kasus kebakaran Kantor Gubernur NTT pada, Jumat (9/8) lalu.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Okto Riwu mengatakan, Kamis (15/8), sejauh ini Polda NTT telah memeriksa 12 PNS yang bekerja di lingkup pemerintah Provinsi NTT, untuk mendapatkan informasi terkait kasus kebakaran Kantor Gubernur NTT.

“Sejauh ini sudah 12 PNS itu diperiksa untuk dapatkan  keterangan. Mereka belum menjadi saksi karena masih dalam tahapan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket),”  kata Riwu.

Dia mengatakan, pemeriksaan terhadap 12 PNS itu diperlukan untuk menggali dan mendapatkan sejumlah bahan dan keterangan terkait, sebab terjadinya  kebakaran yang menghanguskan sejumlah ruangan di Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari, pada Jumat (9/8), sekitar pukul 06.30 Wita lalu.

Baca Juga :  Hmmm, 97.000 warga Kota Kupang belum miliki E-KTP

Dari bahan keterangan yang terkempul itu, katanya, penyidik akan melakukan kajian dan menarik simpul setiap keterangan untuk dijadikan sebagai bahan lanjutan penyidikan. Dalam tahap penyidikan, akan lagi periksa sejumlah orang sebagai saksi terkait kejadian kebakaran itu.

“Jadi, sudah 12 PNS yang diperiksa penyidik, masih untuk kepentingan pengumpulan bahan dan keterangan. Mereka (12 PNS) itu belum disebut sebagai saksi,” katanya.

Dia mengatakan, jika dalam perkembangan Pulbaket itu ternyata ada yang harus ditingkatkan menjadi saksi, maka penyidik akan langsung melanjutkan semua proses pemeriksaan ke tingkat penyidikan.

“Prosesnya masih panjang sambil menunggu hasil uji laboratorium forensic, yang saat ini masih diuji di Polda Bali,” kata Riwu.
Dia mengaku, saat ini, aparat penyidik Polda NTT sedang fokus untuk menyelesaikan persoalan kebakaran ini secara penuh, di samping sejumlah kasus lain yang masuk dalam ranah konvensional, seperti penghinaan dan lainnya.

“Saat ini kita masih fokus pada kejadian kebakaran,” katanya.  (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button