Home / Populer / Polisi Respons Kasus Pilkada SBD, Abaikan Pidana Pilgub NTT

Polisi Respons Kasus Pilkada SBD, Abaikan Pidana Pilgub NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button

13

 

moral-politik.com. Kota Kupang – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, polisi akan terus mengusut kasus pidana pilkada di Sumba Barat Daya (SBD) sesuai mekanisme. Jika ada bukti cukup maka dilanjutkan sampai ke pengadilan, tetapi jika tidak terbukti maka semua perkara pidana pilkada akan dikembalikan ke bagian yang terkait seperti KPU maupun Bawaslu.

“Polisi tetap bekerja keras untuk mengungkapkan pelanggaran pilkada untuk mencari siapa di balik pelanggaran hukum tersebut,” katanya di Kupang, Minggu (22/9), terkait kisruh Pilkada di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Dia meminta masyarakat memahami dan sadar hukum. Sebab diantara hak kita masih ada hak orang lain. Untuk itu, pelanggaran pidana pada Pilkada di daerah itu diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Kasus-kasus pidana pilkada dalam pilkada sebelumnya di NTT, juga diambil langkah yang sama, namun tidak ditemukan bukti sehingga dikembalikan ke Panwaslu/Bawaslu,” ujarnya.

Ketua Bawaslu NTT Nelce Ringu yang dihubungi pada kesempatan terpisah menegaskan bahwa putusan MK dalam sengketa Pilkada SBD sudah final dan mengikat.

Terkait penanganan pidana pilkada oleh polisi, dia meminta polisi bersikap adil dalam menangani setiap perkara pilkada.

“Harapan masyarakat semua kasus pidana pilkada ditangani secara khusus dan cepa,” tukasnya.

Dia menilai, ada kesan polisi responsif soal pidana pilkada dalam Pilkada SBD, sedangkan dalam Pilgub NTT kali lalu sekian banyak laporan panwaslu tidak ditangani sampai tuntas.

Dia berharap polisi tidak mengabaikan kasus-kasus pidana pilkada selama pilgub yang belum tuntas.*** (AVI)

Baca Juga :  Bambang Widjojanto: Semua kasus penting, kami tidak akan mengistimewakan kasus

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button