Home / Pena_VJB / Sistem Pendidikan di Belu dan TTU Jauh dari Panggang Api!

Sistem Pendidikan di Belu dan TTU Jauh dari Panggang Api!

Bagikan Halaman ini

Share Button

sde

 

moral-politik.com. Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr mengkritik sistem pendidikan di Kabupaten Belu dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasalnya, selama ini pendidikan di kedua Kabupaten tersebut sepertinya “kamuflase belaka”.

Demikian antara lain dikatakan Uskup Dominikus, Doktor Filsafat, yang ditemui moral-politik.com di Pastoran Katedral Atambua, Sabtu pagi (14/9/2013).

Alasan mengapa dirinya mengatakan demikian, oleh karena sistem pendidikan yang diterapkan adalah hanya memaksakan anak-anak didik untuk menghafal, bukannya untuk belajar bagaimana menstransfer ilmu yang didapatnya itu ke dalam kepribadiannya.

“Saya menilai, sistem pendidikan di Belu dan TTU masih jauh dari panggang api. Guru guru bersama lembaga pendidikannya hanya memaksakan anak-anak didik dengan cara menghafal. Ini kan sangat lucu. Usia kemerdekaan Indonesia sudah mencapai 68 tahun, tetapi manusianya belum ‘pintar’ secara emosional dan spiritual. Makanya, pendidikan karakter atau pendidikan moral itu, harus dihidupkan kembali,” urainya.

Uskup Dominikus mengemukakan contoh dari urainya itu bahwa anak-anak tidak mau menghargai orangtuanya atau tidak mau menghargai orang yang lebih tua usia darinya.

Dalam pandangan filosofisnya, ia mengatakan, jika Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Pendidikan Nasional mau merubah cara dan sistem pendidikan yang baik untuk diterapkan di Indonesia, maka manusia Indonesia akan sejajar dengan bangsa lain. Bukannya setiap tahun merubah sistem pendidikan di Indonesia. Program yang lama belum dikuasai anak anak didik dan guru, tiba tiba munculkan program baru.

“Bagaimana guru-guru bisa memajukan anak didiknya, kalau sistemnya selalu dirubah seenak perut. Temukan dan letakkan sistem yang pas, sehingga tidak membingungkan guru dan anak-anak didik,” tutup pemilik motto tahbisan Uskupnya, Mos Amici Mei Estis. (Felix)

Baca Juga :  Tanpa Ada Permintaan pun, Polisi Siap Ungkap Kasus Kantor Gubernur NTT!

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button