Home / Sport / Sosialisasi Terhadap Warga Sekitar Kawasan Hutan

Sosialisasi Terhadap Warga Sekitar Kawasan Hutan

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 
moral-politik.com. Untuk pelestarian kawasan hutan dari upaya penebangan secara liar, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Rote Ndao terus lakukan sosialisasi kepada warga, terutama yang bermukim di sekitar kawasan hutan.

Hal ini disampaikan kepala KPHP Model Rote Ndao, Stefanus M. Saek kepada moral-politik.com, Senin (2/9/2013).

Meski lembaga yang dipimpinnya baru terbentuk Oktober 2012 lalu, namun pihaknya terus lakukan sosialisasi kepada warga selain agarr warga mengenal tugas KPHP juga agar warga turut berperan aktif dalam melestarikan kawasan hutan.

“Kita lakukan sosialisasi karena kita organisasi yang  baru terbentuk Jadi namanya institusi baru maka sangat perlu untuk di perkenalkan kepada masyarakat,” kata Saek.

Dalam pelaksanaannya kata Saek, KPHP memiliki sejumlah fungsi yang cukup strategis diantaranya penataan hutan, rencana pengelolaan hutan, pengunaan hutan, pemanfaatan hutan, pengawasan dan perlindungan hutan rehabilitasi serta membuka peluang investasi.

Lebih lanjut Saek mengatakan, Untuk perluasan kawasan hutan serta penghijauan kembali atas lahan yang tandus, tahun ini Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Rote Ndao melakukan penanaman sejumlah jenis tanaman hutan produksi di atas lahan seluas 40 hektaare.

Penanaman itu kata Saek, dilakukan pihaknya sebagai salah satu tindaklanjut program penanaman satu juta pohon yang dicanangkan oleh Pemerintah pusat. Selain itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang bersumber dari pengelolaan hasil hutan.

“Tahun ini kami melakukan penanaman pada 40 hektaare. Saat ini masih dalam perencanaan dan penanamannya dilakukan bulan Nopember nanti,” terangnya.

Disebutkannya, pohon-pohon yang ditanam itu diantaranya Sengon, Mahoni dan Gamelina. Sedangkan lahan seluas 40 hektaare tersebut tersebar pada lima kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga :  Pemkab Rote Ndao Tak Serius Tangani Lampu Jalan

Dirincikannya, sebaran lahan seluas 40 hektaare tersebut meliputi Kecamatan Landuleko seluas 5 hektaare, Rote Barat seluas 20 ha, 5 ha di Kecamatan Lobalain serta 10 ha di Kecamatan Rote Barat Laut.

“Pelaksanaan penanaman tidak menggunakan jasa pihak ketiga tetapi dilakukan oleh kelompok masyarakat untuk pemberdayaan,” ujarnya.

Ditambahkannya, benih yang digunakan untuk penanaman tersebut bersumber dari penangkal lokal yang ada di Kabupaten Rote Ndao.

“Benih yang kami gunakan untuk tanam ini berasal dari para penangkar lokal yang ada di wilayah Kabupaten Rote Ndao,” ujarnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button