Home / Sejarah / Taman Permenungan Bung Karno Sedang Dikerjakan

Taman Permenungan Bung Karno Sedang Dikerjakan

Bagikan Halaman ini

Share Button

DSCN6609

 

 

moral-politik.com. Taman permenungan Bung Karno ketika diasingkannya Bung Karno di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) 1933 – 1938, di samping lapangan Pancasila, hingga saat ini  masih terus dikerjakan dan dibenahi oleh kontraktor pelaksana.

Di taman yang terletak antara Taman Rendo dan Lapangan Pancasila itu, saat ini ada patung perunggu Bung karno karya perupa Hanafi, sedang duduk di sebuah bangku panjang  menghdap ke laut lepas Teluk Ende.

“Dulu, menurut catatan sejarah, Bung Karno sering kali menghabiskan waktu berjam-jam duduk  merenung di bawah pohon sukun ini,” kata Kelianus Nusa Nipa, penjaga taman itu sambil menunjuk sebatang pohon sukun yang tumbuh kokoh di bawah patung itu, kepada moral-politik.com di  Ende, Selasa (17/9).

Menurutnya, setelah diresmikan renovasinya oleh Wapres Boediono, 1 Juni 2013 lalu, minat  masyarakat untuk berkunjung atau sekadar melihat proses pembangunan taman ini makin tinggi. Ini terlihat dari jumlah yang datang, rata-rata sehari antara 50 – 100 orang.

Kata dia, berbeda dengan beberapa waktu lalu ketika poisisi patung Bung Karno masih dalam posisi berdiri, banyak yang menilai tidak pas sesuai realita sejarah. Tetapi saat ini, ada yang  betah berlama-lama di taman ini.

Tekait pengerjaan taman tersebut, Direktur PT Karunia Baru Ende, Flavianus Gun mengatakan, saat ditawari Yayasan Ende Flores untuk merenovasi taman, pihaknya dengan senang hati menerima pekerjaan tersebut, tanpa memikirkan untung ruginya.

“Bagi kami ini adalah tantangan. Untuk keperluan itu kami harus mendatangkan tenaga-tenaga terampil dari luar Ende terutama dari jawa, sehingga mereka bisa memahami estetika dari  taman ini sesungguhnya,” katanya.

Kata dia, karena ini adalah sebuah kepercayaan, pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin, sama  seperti renovasi rumah pengasingan. Apalagi Yayasan Ende Flores bertekad menjadikan taman  tersebut sebagai situs sejarah yang mendunia.

Baca Juga :  Lengsernya Soeharto Tak Buat Indonesia Lebih Baik

Menurutnya, untuk taman itu sendiri, setelah patung perunggu Bung Karno dalam posisi duduk, yang sedang dipersiapkan adalah kolam yang sudah ada penampangnya dengan panjang 45 meter, lebar 8 meter dan bangku tempat duduk sepanjang 17 meter.

“Mudah-mudahan akhir tahun 2013 pekerjaannnya sudah bisa selesai sehingga masyarakat  kabupaten Ende, terutama para pengunjung, bisa menikmati keasrian dan kenyamanan taman tersebut,” imbuhnya.*** (AVi)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button