Home / Sport / Tingkatkan Pelayanan, RSUD Ba’a Butuh Penambahan Fasilitas

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Ba’a Butuh Penambahan Fasilitas

Bagikan Halaman ini

Share Button

10

 

moral-politik.com. Minimnya fasilitas yang tersedia di Rumah Sakit Umum Daerah Ba’a menyebabkan pelayan kesehatan warga yang menjalani perawatan di RSUD Ba’a belum memadai.

Selain fasilitas pendukung yang kurang memadai, jumlah tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD itu juga sangat terbatas sehingga pelayanan kepada masyarakat belum dapat dilaksanakan secara maksimal.

Hal ini disampaikan Direktur RSUD Ba’a, dr.Mulat Daruranto kapada wartawan di ruang kerjanya, akhir pekan kemarin.

“Saat ini kami baru memiliki tiga orang tenaga dokter sementara kami masih membutuhkan minimal delapan orang tenaga dokter umum dan dua dokter spesialis,” kata Mulat.

Saat ini pihaknya masih terkonsentrasi untuk penyediaan sarana pendukung pelayanan kesehatan.

“Kedepannya akan di bangun gedung untuk poliklinik dan Pemerintah Rote Ndao sudah anggaran dana sebesar Rp2,6 miliar untuk perbaikan poliklinik. Anggaran itu sudah mendapat persetujuan dewan,” terangnya.

Usai lakukan rehab klinik kata Mulat, kedepannya diharapkan agar ada perhatian pemerintah untuk menyediakan fasilitas penunjang lainnya.

“Yang pasti kami rehab poliklinik terlebih dahulu baru kedepannya secara bertahap disediakan fasilitas lain. Kita berharap ada kebijakan pemerintah untuk mambantu menambhkan jumlah dokter,” katanya.

Kepada wartawan, Mulat mengatakan, terdapat tiga hal penting yang perlu mendapat perhatian pemerintah yakni menambahkan jumlah dokter spesialis dan perawat,  memperbaiki infrastruktur serta melengkapi sarana pelayanan yang masih terbats dan meningkatkan status rumah sakit untuk mengurangi jumlah pasien yang di rujuk ke Kupang.

“Kita harapkan adanya perhatian pemerintah sebab pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat vital dilakukan. Kita akui bahwa kondisi rumah sakit sekarang sudah sangat tidak layak sebagai sebuah rumah sakit karena dibangun dari tahun 1980 an dan sampai saat ini belum pernah mendapat bantuan untuk pembanguanan sehingga temboknya saja kebanyakan sudah retak,” katanya.

Baca Juga :  Kejati NTT sita Rp 3 Miliar dari tangan Buyung dan Bekak

Namun demikian  lanjut Mulat, meski kondisi fisik bangunan terbilang tak memadai namun tidak menjadi penghalang bagi pihaknya untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Kami mengahrapkan adanya dokter-dokter spesialis karena kita kerjanya berkesinambungan dan tida boleh ada kekosongan. Jadi kalau rumah sakit  mau terakreditasi harus ada dokter tetap bukan dokter PTT. Mudah- mudahan ada penerimaan PNS tahun ini sehingga ada yang mau melamar jadi PNS lalu dapat di tempatkan di rumah sakit,” harapnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button