Home / Populer / TMD: PLN Telah Lecehkan DPRD dan Pemkot Kupang

TMD: PLN Telah Lecehkan DPRD dan Pemkot Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button

15

 

 

moral-politik.com, Kota Kupang – Terkait pembangunan  Tower 5,1 di Kelurahan Kolhua yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan melibatkan ratusan aparat kepolisian untuk mengawalnya, melahirkan gunjang-gunjang miris ada apa sehingga pihak PLN bertindak seolah-olah di bumi Kota Kupang itu hukum sudah mati?

Ketua DPRD Kota Kupang Tellend Mark Daud (TLM) sebagai representase rakyat Kota Kupang untuk menampung dan menyuaraan aspirasi rakyat dimintai responsnya oleh moral-politik.com.

“DPRD Kota Kupang  mendesak  Pemerintah Kota Kupang agar tidak boleh tinggal diam dengan sikap PLN tersebut, karena mereka telah melecehkan DPRD dan Pemerintah Kota Kupang sebagai penyelenggara Pemerintah di Kota Kupang!” tegas TMD kepada moral-politik.com usai melakukan peninjauan di lokasi tower 5,1 di Kelurahan Kolhua, Senin (30/09/2013).

Pemerintah Kota Kupang, kata TMD, harus tegas soal tower 5.1 karena pihak PLN tidak lagi menghargai rekomendasi Lembaga DPRD soal penghentian pembangunan sementara karena terkendala Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Penolakan dari warga Kolhua yang berada di kawasan Tower 5.1 tersebut.

Menurut TMD, sesuai Perda yang berlaku,  pembangunan gardu listrik atau pembangunan tower harus ada IMB. Namun, sambungnya, kenyataannya pihak PLN tidak mengurus ijin untuk pembangunan itu, sehingga pemerintah harus cepat mengambil  tindakan di lapangan sebelum adanya pemasangan jaringan kabel pada tower tersebut.

“Jika jaringan kabel telah dipasang maka pihak pemerintah tidak dapat membongkar jaringan tersebut karena sudah menjadi milik negara. Itu berarti gubernur atau presiden sekali pun tidak bisa membongkar jaringan pada tower tersebut,” jelas TMD.

Selain itu, Lanjut TMD,  pihak PLN juga tidak menghargai rekomendasi dari lembaga DPRD sehingga perlu suatu ketegasan dari pemerintah untuk meminta pihak PLN menghentikan segala aktifitas pembangunan di tower tersebut, karena jelas-jelas telah melanggar aturan yang ada. (Nyongky)

Baca Juga :  Hatta Radjasa dideklarasikan jadi Cawapres

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button