Home / Pena_VJB / Uskup Atambua: Jangan Kehilangan Jati diri dan Malas!

Uskup Atambua: Jangan Kehilangan Jati diri dan Malas!

Bagikan Halaman ini

Share Button

Dubes Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Antonio Guido Fillipazi

 

moral-politik.com. Hari ini, Minggu (15/9/2013) pukul 09.30 Wita sesuai jadwal yang tertulis di buku panduan, Dubes Vatikan untuk Indonesia Mgr. Antonio Guido Fillipazi didampingi Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr, Uskup Dili Mgr. Alberto Do Carmo, Uskup Maliana Mgr. Norberto Do Lano, Uskup Agung Ende Mgr. Vinsensius Sensi Potokota, Pr dan Uskup Palang Karaya Mgr. Agustinus Mandagi, MSC bersama ratusan Imam akan memimpin Misa Kategorial Keluarga dan Orang Muda Katolik (OMK) di Gereja Katedral Atambua.

IMG-20130915-00404

Pantauan moral-politik.com, Dubes Vatikan bersama rombongan yang diapit oleh tarian Lamaholot dari Adonara, Flores Timur, dan Tarian Likurai yang membentuk formasi Alfa dan Omega (Awal dan Akhir), tepat pukul 07.30 Wita peserta perarakan yang berkumpul di halaman depan Susteran SSpS sudah memadati halaman bahkan sampai mendekati gedung sekolah SMKK Kusuma yang letaknya tidak jauh dari berkumpulnya peserta. Kemudian  ajuda pembawa salib dan lilin, dibelakangnya terdapat perwakilan umat dari masing-masing Paroki se Keuskupan Atambua, lalu disusul barisan tamu dari luar negeri dan dalam negeri, para Suster, Biarawan, Diakon, Imam, Uskup dan Dubes Fillipazi yang langsung dikawal ketat oleh Polres Belu, Brimob Belu, Satpol PP Belu, Pemuda Katolik, THS THM, OMK, Legio Maria, PMKRI, WKRI, dan umat.

IMG-20130915-00402

Uskup Dominikus, selaku tuan rumah dalam kata pengantarnya pada misa tersebut mengatakan, Keluarga-Keluarga Katolik dan Orang Muda Katolik harus ditingkatkan mutu hidupnya dan imannya agar tidak terkalahkan oleh apapun juga.

IMG-20130915-00422

Apalagi, katanya, di zaman yang serba canggih ini, kehidupan hedonisme dan materialisme semakin menguasai diri kita.

“Saya minta untuk semua umat yang hadir dalam misa ini untuk tetap bertahan dalam iman. Tidak boleh goyah imannya, dan tidak boleh ada kalimat bercerai. Apapun situasinya, harus bertahan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Bupati SBD Tak Ikut Sidang MK, Takut Video Itu Diputar!

Tarian Lamaholot Hantar Dubes dan Rombongan Ke Gereja Untuk Misa

Uskup Dominikus Saku, jebolan Universitas Gregoriana Roma itu mengatakan, OMK-OMK pun harus lebih meningkatkan kualitas hidupnya. Tidak boleh kehilangan jati diri, apalagi malas dan acuh tak acuh dengan keadaan di sekitarnya. (Felix)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button