Home / Pena_VJB / Wacana Pembentukan Provinsi Flores Kembali Mengemuka

Wacana Pembentukan Provinsi Flores Kembali Mengemuka

Bagikan Halaman ini

Share Button

8

 

moral-politik.com. Wacana pembentukan Provinsi Flores, setelah terhenti hampir 10 tahun, kini kembali mengemuka. Rofino Kant, salah satu anggota penggagas perjuangan pembentukan Provinsi Flores menyampaikan, sudah saatnya Flores dan Lembata menjadi daerah otonom.

Dihubungi moral-politik.com, Selasa (10/9) Rofino mengatakan, NTT saat ini sudah terlalu luas, rentang  kendali dengan 21 kabupaten dan satu kota merupakan sebuah pekerjaan yang tidak mudah.

Menurutnya, dari aspek luas milayah, pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi, sudah saatnya  Flores sebagai satu provinsi. Pasalnya, selama ini semua urusan harus dilakukan di  Kupang, tentunya membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar, walaupun ada Undang-undang Otonomi Daerah.

“Kita minta presiden untuk mempertimbangkan secara khusus soal aspirasi perjuangan  pembentukan Provinsi Flores!” tandas Rofino.

Pegiat Forum Demokrasi Lingkungan Hidup dan Kebudayaan ini menyatakan, soal ibu kota tak menjadi masalah. Semua kabupaten harus mempertimbangkan secara rasional soal ibu kota  provinsi, terutama daya dukung lingkungan. Yang paling ideal untuk dijadikan sebagai ibu kota provinsi adalah Mbay. Tempatnya lebih netral untuk dijadikan sebagai pusat ibu kota provinsi.

Menyikapi peryataan Gubernur Lebu Raya yang telah mendukung aspirasi pembentukan Provinsi  Flores, Rofino berharap agar dukungan itu tidak hanya retorika belaka tapi harus  diwujudnyatakan. Gubernur harus memprakarsai pertemuan dengan para bupati untuk menyikapi
aspirasi pembentukan Provinsi Flores dimaksud.

Untuk diketahui, pada Oktober 2003 lalu, digelar musyawarah besar (Mubes) orang Flores dan  Lembata di Ruteng, Kabupaten Manggarai. Namun saat itu terbentur pada penetapan calon ibu  kota. Karena itu hasil mubes merekomendasikan tiga tempat sebagai calon ibu kota provinsi  yakni Mbay, Ende dan Maumere.

Rekomendasi itu diberikan kepada pemerintah provinsi untuk mengambil langkah penetapan satu  calon ibu kota provinsi. Namun pemerintah provinsi mengembalikan lagi ke forum perjuangan
pembentukan provinsi Flores untuk membahas lagi penetapan calon ibu kota provinsi.*** (AVI)

Baca Juga :  Banjir Setinggi Dada, Pemerintah “Diam” di Tempat

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button