Home / Populer / NTT Kehilangan Wilfrida Jika Dihukum Mati

NTT Kehilangan Wilfrida Jika Dihukum Mati

Bagikan Halaman ini

Share Button

7

Wilfrida Soik

 

 
moral-politik.com, Kota Kupang –  Wilfrida Soik, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Belu, jika jadi dihukum mati oleh Pemerintah Malaysia maka akan membuat seluruh warga Nusa Tenggara Timur (NTT) merasa kehilangannya.

Rasa kehilangan itu terlebih-lebih akan dirasakan oleh orangtua Wilfrida Soik yang sangat mengharapkan anaknya kembali ke kampung halamannya dalam keadaan sehat.

Jessica, kepada moral-politik.com, Senin (30/9/2013) mengatakan, jika hukuman itu tidak dibatalkan oleh pemerintah Malaysia dan harus dijalani oleh Wilfrida Soik, maka itu akan menjadi pukulan terberat dalam sejarah kehidupan warga NTT, khususnya Kabupaten Belu.

“Jika hukuman itu benar-benar dijalankan oleh Pemerintah Malaysia, maka NTT khususnya Kabupaten Belu akan merasa kehilangan seorang anak daerah asal Kabupaten Belu yang masih dibawah umur, “ katanya.

Dia meminta kepada pemerinta Malaysia agar membatalkan hukuman itu demi nilai-nilai kemanusiaan, demi warga NTT, warga Kabupaten Belu dan terutama adalah kedua orangtua Wilfrida yang sangat mengharapkannya kembali ke pangkuan mereka.

Menurutnya, hukuman itu sebenarnya tidak pantas diterima oleh Wilfrida yang masih tergolong di bawah umur. Jika hukuman itu benar-benar dijalankan oleh pemerintah Malaysia, maka sama saja telah membuat luka warga NTT pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. (richo)

Baca Juga :  Catatan JK Lainnya Soal Kebangkitan Asia: Khayal atau Nyata? (2)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button