Home / Populer / YLH: Kasus Bank NTT Harus Dibicarakan di Forum RUPS!

YLH: Kasus Bank NTT Harus Dibicarakan di Forum RUPS!

Bagikan Halaman ini

Share Button

3

 

 

 

moral-politik.com. Kota Kupang – Kendati saya tidak melayangkan surat atau laporan kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya terkait dugaan korupsi berjemaah, yang diduga dilakukan oleh VG bersama pihak Bank NTT, tetapi saya berkeyakinan bahwa gubernur punya mata dan telinga dimana-mana, beliau juga diyakini membaca pemberitaan di media cetak, portal berita maupun media sosial.

Demikian dikatakan Yusuf Leonard Henuk (YLH), guru besar pada Universitas Nusa Cendana Kupang melalui telpon selular kepada moral-politik.com, Sabtu (21/09/2013) malam.

Ketika ditanya apa saja langkah yang bisa diambil gubernur terkait dugaan persoalan tersebut, tokoh yang meraih gelar magister dan doktor di Australia itu, yang kini juga Calon Rektor Undana Kupang mengurai, bahwa mengacu pada UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, tepatnya pada Pasal 78 Ayat (4) yang menentukan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham, Red) lainnya dapat diadakan setiap waktu berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan Perseroan.

“Langkah atau kebijakan itu mesti secepatnya diambil oleh gubernur sebelum semakin berkembang luasnya polemik yang mendampak kepada krisis kepercayaan nasabah kepada manajemen Bank NTT, sehingga secara mengejutkan atau tak dinyana melakukan rush atau penarikan uang secara besar-besaran,” tuturnya.

YLH menambahkan, pentingnya RUPS juga dalam kerangka membendung angkara murka masyarakat NTT yang paham bahwa modal atau saham di Bank NTT itu bersumber juga dari APBD Kabupaten/Kota, yang nota bene karena masyarakat membayar pajak dan/atau retribusi.

“Dugaan kasus itu mesti secepatnya juga diselesaikan oleh KPK, atau oleh lembaga kepolisian dan kejaksaan demi tegaknya supremasi hukum di NTT pada khususnya, dan penyelamatan uang rakyat pada umumnya,” akhir YLH, serius. (vjb)

Baca Juga :  Ini undangan peliputan dari Relawan Jokowi Presiden

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button