Home / Sport / 

Bagikan Halaman ini

Share Button

8

Moral-politik.com : Salah seorang petani asal Desa Meoain, Yapy Tandu saat ditemui wartawan  mengeluhkan, saat ini pihaknya masih menunggu hujan untuk menggarap sawah miliknya di areal persawahan Ngelak.

Pernah diberitakan, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Rote Ndao Max Ledoh saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/1) siang yang lalu menuturkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao akan terus berupaya untuk membantu petani guna meningkatkan produksi pertanian.

Dalam TA.2014, beber dia, Pemkab Rote Ndao mengalokasikan anggaran senilai Rp1,1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD ) Kabupaten Rote Ndao TA. 2014, untuk  program kegiatan ketahanan  pangan, intensifikasi tanaman padi dan berbagai tanaman palawija yang diperuntukan bagi Petani pada di 10 Kecamatan di Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan akan meluncurkan sejumlah program andalan untuk memenuhi kebutuhan para petani yakni program ketahanan pangan intensifikasi  tanaman padi dan palawija termasuk jagung Rote yang bersumber dari APBD Kabupaten Rote Ndao senilai Rp1,1 miliar.

Program lainnya, sebut Ledoh, program pengadaan, pengelolaan lahan dan air, khusus program tersebut dilakukan melalui pengadaan 28 unit hand traktor, pembuatan embung- embung serta pembuatan jalan tani.

Untuk menyukseskan program itu, Pemkab Rote Ndao mengalokasikan anggaran senilai Rp7 Miliar. Menurutnya, pelaksanaan program itu merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat khususnya.

“Dengan adanya bantuan yang disiapkan ini, kita mengharapkan agar para petani dapat bekerja secara profesional sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka,” katanya.

Ditambahkannya, untuk menyukseskan pelaksanaan kedua program itu, sejak Januari ini pihaknya mulai melaksanakan kegiatan sehingga msayarakat yang membutuhkan bisa langsung melaksanakan program itu.

Baca Juga :  PKPI raih 3 kursi DPRD Kabupaten Kupang

“Saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga para petani tentunya membutuhkan berbagai alat serta sarana pendukung, salah satunya adalah hand traktor untuk pembukaan lahan. Yang pastinya secara perlahan pemerintah akan memenuhi kebutuhan para petani,” ujarnya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button