Home / Populer / Ahok ‘mesra’ dengan Mega, Gerindra persilahkan pindah ke PDIP

Ahok ‘mesra’ dengan Mega, Gerindra persilahkan pindah ke PDIP

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

 

Moral-politik.com : Pergunjingan terkait merebaknya isu tentang Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pindah dari Gerindra ke PDIP semakin berkembang luas.

Hal yang paling memicu munculnya isu itu karena kedekatan luar biasa Ahok dengan PDIP, sehingga dinterpretasikan Ahok punya hubungan khusus dengan PDIP.

Tidak ingin berlama-lama yang pada akhirnya bisa jadi momok merugikan Gerindra, Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi menyatakan jika kepindahan partai adalah menyangkut pribadi seseorang. Termasuk jika memang Ahok ingin pindah partai ke PDIP.

“Selama dia merasa dan semoga keputusan itu keputusan yang sangat baik. Tapi ya tentu saja kita kalau sebagai negara demokrasi, itu haknya,” jelas Suhardi saat dihubungi wartawan, Kamis (2/1), lansir Merdeka.com.

Sejauh ini, lanjut dia, tidak ada surat resmi yang menyatakan Ahok ingin pindah ke PDIP. Dia pun tak mau berandai-andai jika Ahok benar-benar ingin pindah ke PDIP.

“Nanti kalau dia (Ahok) sudah anu, sudah benar-benar minta. Baru kita bicarakan tentu saja kalau keputusan terakhir tentu saja pada level DPP,” tegas dia.

Dia pun mengakui ada kedekatan intens antara Ahok dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kendati demikian, Suhardi masih yakin jika mantan politisi Golkar itu kerasan di Gerindra.

“Sudah mendengar di koran. Tapi menurut yang saya dengar Ahok sangat setia pada Gerindra. Nyatanya belum pernah meminta pengunduran diri,” pungkasnya.

Diketahui, Ahok sering kali terlihat ‘mesra’ dengan Megawati Soekarnoputri. Mega pernah mengundang Jokowi dan Ahok makan malam di rumah pribadinya Jalan Teuku Umar beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu saja, pada perayaan Natal kemarin, Megawati pun hadir ke kediaman pribadi Ahok di kawasan Pluit, Jakarta Utara.

Baca Juga :  Ini buka-bukaan Ketua DPRD DKI soal sakitnya "menjaga" Ahok

Dalam terang pikir positif, hubungan Mega, Ahok dan Jokowi masih dalam batas normal. Bahwa bagaimanapun Mega dukung Ahok berpasangan dengan Jokowi, dan Prabowo pun dukung Jokowi berpasangan dengan Ahok.

Jadi, ada baiknya tunggu Lebaran nanti apakah Jokowi salaman ke rumah Prabowo apa enggak…? (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button