Home / Populer / Akil buka kartu : Khofifah menang Pilgub Jatim. Ini kata MK!

Akil buka kartu : Khofifah menang Pilgub Jatim. Ini kata MK!

Bagikan Halaman ini

Share Button

29

 

 

Moral-politik.com : Apakah Anda setuju bahwa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar itu seorang pendosa 100%?

Siapapun tidak berhak menilai seorang berdosa 100%, oleh karena itu setidak-tidaknya sesuatu yang dia ungkapkan mengandung kebenaran dan tinggal ditelusuri lebih lanjut.

Seperti diketahui Akil Mochtar yang menyebutkan bahwa keputusan terkait sengketa Pilgub Jawa Timur telah ada 7 hari sebelum dibacakan.

Malah, Akil melalui pengacaranya Otto Hasibuan mengungkapkan bahwa Pemilihan Gubernur Jawa Timur dimenangkan oleh pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja.

Ketua MK Hamdan Zoelva menuturkan bahwa Rapat Permusyawaratan Hakim digelar pada tanggal 2 Oktober 2013. Sedangkan putusan dibacakan tanggal 7 Oktober 2013.

“Sidangnya baru selesai tanggal 2 Oktober 2013, gimana mau menentukan kemenangan,” ujar Hamdan di kantornya, Rabu 29 Januari 2014.

Dia menuturkan, dalam perkara gugatan Pilgub Jawa Timur ini hanya melalui 5 sidang sebelum RPH. Hamdan juga membenarkan bahwa hakim panel yang menangani perkara itu adalah Akil Mochtar, bersama dengan Anwar Usman dan Maria Farida Indrati.

Sementara itu, terkait tidak dicantumkannya nama Akil dalam risalah putusan, Hamdan menjelaskan karena memang Akil tidak termasuk dalam RPH. RPH digelar pada 3 Okober 2013, sedangkan Akil ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan pada tanggal 2 Oktober 2013.

“Sidang terakhir itu tanggal 2 Oktober 2013, kemudian malam nya kan Pak Akil ditangkap. Nah, kami melakukan RPH itu tanggal 3 Oktober 2013 pengambilan keputusannya. Ini recordnya ada semua, jadi memang tidak ada Pak Akil di pleno dalam RPH,” jelasnya.

“Sudah klarifikasi kepada Pak Akil, jadi saat itu keputusan MK itu sebenarnya sudah ada tujuh hari sebelum putusan. Dan itu Pak Akil menegaskan bahwa Bu Khofifah yang sudah menang. Tiba-tiba itu kan gubernur incumbent yang menang,” ujar Pengacara Akil, Otto Hasibuan, Selasa 28 Januari 2014.

Baca Juga :  Berita Teror Bom Sarinah, KPI Beri Sanksi 3 Stasiun TV dan 1 Radio

Dalam perkara gugatan itu, Akil merupakan ketua panel hakim yang menanganinya. Menurut Otto, Akil meminta dia untuk menyurati MK meminta klarifikasi, kenapa putusan tersebut bisa berubah usai Akil ditangkap. Akil ditangkap beberapa hari sebelum sidang putusan itu digelar.

“Putusan tujuh hari sebelum dibacakan sudah ada, tapi paska ditangkap Pak Akil itu tiba-tiba pihak sana yang menang. Ini ada apa? harus ditanyakan ke MK,” kata Otto.

Nah, apakah pengakuan Akil itu didiamkan atau harus ditelusuri? Terpulang kembali kepada KPK, dan kejujuran dari Ketua MK Hamdan Zoelva. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button