Home / Populer / Alasan bela hak berpendapat, 200 lawyer dukung Rizal vs SBY

Alasan bela hak berpendapat, 200 lawyer dukung Rizal vs SBY

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 

Moral-politik.com : Era demokratisasi dan Hak Azasi Manusia memberikan roh baru kepada masyarakat dunia untuk tak boleh takut berhadapan dengan siapapun dalam masalah hukum.

Malah negara mengisaratkan jika yang bersangkutan tak mampu secara ekonomi maka negara akan memfasilitasi pengacara selama berlangsungnya proses hukum.

Tentu kasuistiknya berbeda dengan yang kini dihadapi oleh mantan Menteri Koordinator Perekonomian Rizal Ramli. Secara terbuka dirinya menyatakan tidak takut dan khawatir dengan somasi yang dilayangkan pengacara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Palmer Situmorang. Pasalnya, Rizal telah mendapatkan dukungan dari ratusan pengacara.

“Sangat mengagumkan dan mengharukan banyak kuasa hukum yang bergabung ke sini,” kata Rizal dalam jumpa pers bersama para kuasa hukumnya di Gedung Juang, Jakarta, Senin (27/1/2014), lansir Kompas.com.

Menurut Rizal, para pengacara itu mendukung secara sukarela tanpa imbalan apa pun. Ia mengklaim ada 200 pengacara yang akan membantu. Dalam acara itu, sebanyak 30-an pengacara hadir.

“Dalam suasana pragmatis dan transaksional seperti sekarang ini, sangat mengharukan ratusan lawyer mau memperjuangkan secara sukarela. Ini agar demokrasi terus berkembang,” kata Rizal.

Pengacara yang tergabung dalam tim hukum pengawal demokrasi dan kebebasan berpendapat itu diketuai oleh Otto Hasibuan. Mereka mengaku akan terus memperjuangkan kebebasan berpendapat.

“Perjuangan kami sederhana. Kami ingin agar Indonesia dapat mempertahankan demokrasi dan kebebasan berpendapat,” kata Rizal.

Otto menjelaskan, tim pengacaranya tidak hanya akan membela Rizal, tetapi juga semua warga negara yang hak kebebasan berbicaranya telah dirampas.

Seperti diberitakan, tim advokat dan konsultan hukum SBY dan keluarga akan melakukan somasi kedua kepada Rizal. Somasi akan dilayangkan jika kuasa hukum Rizal tak memberikan klarifikasi atas somasi yang telah diberikan sebelumnya.

Baca Juga :  Jokowi : Kabinet tidak akan diisi tokoh-tokoh tak kredibel

Somasi itu dilayangkan menyusul tudingan Rizal kepada SBY. Disebutkan, ada gratifikasi jabatan yang diberikan kepada Wakil Presiden Boediono atas dana talangan Bank Century.

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button