Home / Traditional Dress / Amanda Knox dinyatakan tak bersalah, pengadilan Italia minta sidang ulang

Amanda Knox dinyatakan tak bersalah, pengadilan Italia minta sidang ulang

Bagikan Halaman ini

Share Button

10

 

 

Moral-politik.com : Gila benar pengadilan dalam memutuskan kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh Amanda Knox dan mantan pacarnya Raffaele Sollecit.

Telah sebanyak empat kali putusan pengadilan kendati mereka telah menjalani masa hukuman empat tahun sejak vonis bersalah yang pertama dijatuhkan. Namun pengadilan banding di Perugia  membatalkan vonis bersalah itu pada 2011 karena bukti DNA yang diajukan tidak kuat atau salah.

Sebelumnya, Amanda Knox dan mantan pacarnya Raffaele Sollecito kalah dalam sidang banding kasus pembunuhan mahasiswi Inggris Meredith Kercher, Kamis (30/1) waktu Italia, sehingga vonis bersalah mereka berdua kembali berlaku.

Pengadilan di Florence, Italia, menguatkan vonis bersalah atas perempuan Amerika berumur 26 tahun itu dan juga mantan pacarnya yang seorang warga Italia.

Knox pernah dihukum 28,5 tahun penjara sedangkan Sollecito dihukum 25 tahun.

Namun hukuman atas mereka tidak bisa segera diterapkan sebelum Mahkamah Agung Italia mengeluarkan putusan. Jika di sana vonis bersalah kembali dijatuhkan, Roma bisa menuntut ekstradisi Knox.

Sebelum vonis di Florence itu, Knox dalam sebuah wawancara dengan media Inggris The Guardian meminta Amerika agar menolak setiap permintaan ekstradisi atas dirinya.

“Secara teknis saya akan dianggap sebagai buronan. Saya jelas tidak mau kembali ke Italia secara suka rela. Mereka harus menangkap dan menyeret saya, yang akan menendang dan menjerit kalau dimasukkan penjara karena aku tak pantas masuk ke sana. Saya akan berjuang karena tidak bersalah.”

Kercher, mahasiswi Leeds University, ditemukan tewas di sebuah apartemen di Perugia pada pagi hari 2 November 2007.

Jaksa berpendapat bahwa Knox dan Sollecito melakukan pembunuhan itu bersama Rudy Guede, pria muda dari Pantai Gading yang telah divonis dan menjalani hukuman 16 tahun.

Baca Juga :  Ini dia bintang porno tapi kaya raya

Jaksa kepala Alessandro Crini menggunakan alat bukti DNA Sollecito yang ditemukan di tali bra Kercher. Dia juga fokus pada senjata yang diduga menjadi alat pembunuhan, yaitu sebuah pisau di dapur Sollecito, yang pada gagangnya ditemukan DNA Knox. Di mata pisau itu, ditemukan sample DNA Kercher.

Dua mantan pasangan kekasih itu berdalih bahwa pada malam terjadinya pembunuhan, mereka berada di apartemen Sollecito – memasak makan malam, mengisap ganja dan berhubungan seks.

Namun pengadilan kasasi Italia mengkritik vonis yang kedua tersebut dan memerintahkan sidang ulang.

Jadi total vonis terakhir ini adalah yang keempat bagi Knox.

Knox pernah menjadi sorotan karena dia menuding pemilik bar dan atasannya ketika itu, Patrick Lumumba, sebagai pelaku pembunuhan. Dia juga divonis bersalah melakukan fitnah karena hal tersebut. Knox berdalih dia membuat pengakuan itu karena tekanan polisi Italia.

Kini dunia menanti apakah permintaan pengadilan Italia agar putusan bebas itu dibatalkan lalu melakukan sidang ulang bisa diterima atau tidak? (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button