Home / Populer / Anas juga menulis buku dari bui

Anas juga menulis buku dari bui

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 

 

 

Moral-politik.com : Ciri khas ilmuwan atau intelektual adalah menulis buku. Sebab dengan menulis buku nalar dan intelektualismenya teruji.

Barangkali benar juga ungkapan kaum cerdik pandai bahwa apalah artinya seorang guru besar atau ilmuwan tanpa sebuah buku hasil karyanya sendiri.

Sesuai bocoran dari Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Gede Pasek Suardika, bahwa  Anas Urbaningrum memiliki kesibukan baru di dalam penjara. Menurut dia, bekas Ketua Umum Partai Demokrat tersebut sedang menulis buku mengenai kisahnya dalam menjalani proses hukum yang membelitnya.

“Anas menulis buku tentang sisi yang belum bisa dilihat dari luar. Itu akan dikeluarkan semua,” kata Pasek di kediaman Anas, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat, 17 Januari 2014, lansir Tempo.co.

Buku yang ditulis Anas, lansir Tempo.co, akan menceritakan mengenai hal-hal ‘spesial’ yang dialani Anas. Seperti, saat keluarga dan sahabat yang akan menjenguk terkesan dipersulit.

Di samping itu, menurut Pasek, status Anas yang masih sebagai tersangka tapi selalu dilakukan upaya paksa dalam setiap penanganan kasusnya. “Biarlah kisah Anas menjadi menarik dan itu menjadi buku, apa yang ada dibalik itu semua,” kata Pasek.

Pasek mengatakan, Anas memang suka menulis. Saat ini saja, Anas sudah meluncurkan bukunya yang ke sebelas berjudul ‘Janji Kebangsaan Kita’. “Beliau tetap bergerak, dia selalu mengatakan raga saya dibui tapi jiwa dan pikiran saya tidak,” ujar Pasek menirukan perkataan Anas.

Seperti diketahui, Anas Urbaningrum ditahan KPK pada Jumat pekan lalu, 10 Januari 2014. Anas menjadi tersangka tiga kasus gratifikasi, yakni proyek Hambalang, pengadaan vaksin PT Bio Farma Bandung, dan pengadaan alat laboratorium kesehatan di Universitas Airlangga.

Menulis buku dari dalam jeruji bui akan lebih mengalir deras, karena semua yang ada dalam jiwa dan raga akan encer dimuntahkan…. Boleh tawar jadi editornya? Gratis untuk waktu tak lebih dari sepekan. (erny)

Baca Juga :  Kunjungan DPRD NTT, Pemkot Kupang: Perhatikan Jalan Provinsi dan Negara

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button