Home / Populer / `Anas Urbaningrum` menunjukkan ‘selalu ada pilihan’ berkicau

`Anas Urbaningrum` menunjukkan ‘selalu ada pilihan’ berkicau

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

 

Moral-politik.com : Anas Urbaningrum sungguh-sungguh menunjukkan dirinya sebagai politisi sejati. Salah satu cirinya adalah tubuh boleh di penjarakan tapi opini lahir dimana-mana.

Terbukti dari muncul kicauan dari akun Twitter Anas Urbaningrum, @anasurbaningrum.

“Tuips, setelah libur beberapa hari, hari ini saya akan mulai ngetuit lagi.*abah,” kicau @anasurbaningrum, Jakarta, Jumat (17/1/2014). “Tentu tidak bisa sesering ketika bebas-merdeka. Sekarang sdg tidak merdeka ruang.*abah.”

Dalam twit-twit sebelumnya, Anas tak pernah mengakhiri dengan ‘*abah.’ Oleh anak dan istrinya, Anas memang biasa disapa dengan ‘abah.’

Pada kicauan selanjutnya, akun Twitter Anas menyatakan dukungannya kepada Dahlan Iskan, salah satu peserta Konvensi Partai Demokrat. Dia berharap Dahlan bisa terpilih sebagai capres Demokrat dan SBY menjadi cawapres Dahlan.

“Reward terbaik adalah PD ajukan Dahlan-SBY pada pilpres 2014. #cawapressby,” kicau @anasurbaningrum, lansir Liputan6.com.

Dikicaukan juga, soal slogan yang tepat untuk Dahlan, yakni Dahlan Yes Demokrat Yes. Berubah dari slogan yang disebut-sebut sebelumnya oleh pendukung Dahlan: Dahlan Yes Demokrat No.

“Berubah dari “Dahlan Yes, Demokrat No” menjadi “Dahlan Yes Demokrat Yes”.*abah. Sebagai bagian dari masa kini Partai Demokrat, perubahan slogan itu adalah pilihan yg pas.*abah.”

Apa benar kicauan itu langsung dari Anas yang dari bui? “Itu adminnya,” ujar juru bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Tri Dianto saat dikonfirmasi Liputan6.com di Jakarta, Jumat (17/1/2014).

Sementara dalam profil yang dimuat dalam akun Twitter Anas, tertulis, “akun dikelola tim admin dengan tanda *abah berasal dari AU.”

Dahlan Iskan belakangan disebut-sebut ‘tumbal’ Partai Demokrat terkait kenaikan harga elpiji. Dugaan itu muncul setelah Dahlan tiba-tiba mengajukan surat untuk mencoret namanya kepada Komite Konvensi.

“Dengan ini saya menyatakan agar panitia tidak ragu-ragu dan langsung mencoret nama saya dari daftar peserta konvensi manakala panitia berkeyakinan bahwa pengaduan tersebut benar adanya,” tulis Dahlan dalam suratnya yang dikutip Liputan6.com pada Rabu 8 Januari 2014.

Baca Juga :  Gencar tangani dugaan korupsi, Kejari Kefamenanu diteror?

Anas, Anas…sepertinya juga ingin mengatakan ‘selalu ada pilihan’

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button