Home / Sejarah / Ini kuburan Kaisar Suku Inca 500 tahun SM

Ini kuburan Kaisar Suku Inca 500 tahun SM

Bagikan Halaman ini

Share Button
17
                                                                      Gada yang diduga sebagai tebusan ke Spanyol
Bangunan dari suku Inca
Bangunan dari suku Inca
Gada yang diduga sebagai tebusan ke Spanyol
Moral-politik.com : Penggalian untuk mengungkap tabir sejarah masa silam terus dilakukan oleh tim erkeolog dunia.
Misi arkeolog dan sejarah itu butuh energi luar biasa, baik fisik maupun pendanaan, karenanya tidak bisa dilakukan oleh semua orang; belum lagi kemampuan skill-nya.
Beberapa waktu lalu, tim arkeolog dunia menemukan sebuah bangunan di hutan Amazon, yang terkenal dengan kealamiannya. Bangunan yang diperkirakan dari tahun 500 Sebelum Masehi (SM) tersebut, tersembunyi di tengah lebatnya hutan.Selain itu, medan berlumpur serta lebah pembunuh selalu membuat tim dari negara Prancis, Amerika, Inggris, dan Ekuador, harus berhati-hati.
Mereka menduga bahwa ini merupakan makam Atahualpa, kaisar terakhir suku Inca, yang dieksekusi Spanyol saat penaklukan atas Amerika Selatan. Jika benar, penemuan ini juga bisa disejajarkan dengan penemuan makam Tutankhamun di Mesir, Terracotta di China, dan Rosetta Stone.Struktur batuan yang mempunyai tinggi  dan luas sekitar 80 meter tersebut, terdiri dari ratusan batu sebesar dua ton. Yang terdapat di dataran tinggi Andes di Llanganates, Ekuador, 20 kilometer dari kota Banos de Agua Santa.
16
                                                                                      Bangunan dari suku Inca
Namun perjalanan menuju artefak ini bukanlah mudah, butuh delapan jam, karena medan yang sangat berat. Saat ini, sudah 30 artefak yang dikumpulkan tim utuk dipelajari lebih lanjut. Termasuk sebuah gada yang terbuat dari emas, yang diperkirakan untuk membayar pembebasan kaisar setelah ditangkap pihak Spanyol.
Gada yang diduga sebagai tebusan ke Spanyol.
“Ini bisa menjadi penemuan arkeologi terbesar yang pernah ada. Kami berpendapat jika struktur di kamar-kamar berisi artefak lainnya,” ucap Benoit Duverneuil, arkeolog Prancis kepada Telegraph.Bangunan kuno tersebut sangat landai, mempunyai sudut sekitar 60 derajat. Dan diyakini merupakan tempat pengorbanan dilakukan, di mana memungkinkan kepala yang dipenggal akan menggelinding ke bawah.Tim berharap jika pemerintah Ekuador memulai ekspedisi secara resmi, lansir exspresiku.blogspot.com, kutip dari dailymail.co, untuk kembali membuka misteri yang tersimpan dalam bangunan kuno ini.

Baca Juga :  Waoooo, Jokowi Naik Pesawat di Kelas Ekonomi
Sungguh mengagumkan…. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button