Home / Traditional Dress / AS dan India memanas, akibat lucuti pakaian Diplomat Wanita India

AS dan India memanas, akibat lucuti pakaian Diplomat Wanita India

Bagikan Halaman ini

Share Button

5

 

 
Moral-politik.com : Petugas US Marshals Service (USMS)–badan penegak hukum tertua di AS — melakukan pemeriksaan terhadap Devyani. Perempuan itu ditangkap saat mengantarkan putrinya ke sekolah di New York, pada Kamis 12 Desember 2013 yang lalu.

Pelucutan pakaian yang dilakukan Pihak Gedung Putih terhadap Devyani Khobragade, Deputi Konsul Jenderal India yang bekerja di New York, AS itu menuai memanasnya hubungan bilateral India dan AS.

Wanita itu dibekuk karena memberikan gaji di bawah standar pada pembantu rumah tangga (PRT) dan juga memberikan informasi palsu pada formulir aplikasi visa sang pembantu yang juga berasal dari India.

Penahanan Devyani oleh USMS dilakukan seperti tahanan narkoba. Pemeriksaannya pun sama. Dari mulai interogasi sampai strip-searched atau pemeriksaan sampai harus melucuti pakaian.

Devyani menyangkal telah melakukan penipuan dan membuat pernyataan palsu soal visa pembantu rumah tangga asal India, Sangeeta Richard, yang bekerja untuknya. Devyani justru menyebut Sangeeta melakukan pencurian dan mencoba memerasnya.

Setelah menjalani persidangan di Pengadilan Manhattan, Devyani dibebaskan setelah membayar jaminan US$ 250 ribu atau sekitar Rp 3 miliar dan menyerahkan paspornya.

Kantor Jaksa Federal AS mengatakan, lansir Liputan6.com, mereka mengikuti prosedur dalam penyelidikan terhadap Devyani. Jaksa Federal Preet Bharara pun mempertanyakan kenapa perlakuan terhadap seorang target penyelidikan memicu kemarahan besar, tetapi tidak ada protes terhadap perlakuan Devyani terhadap pembantu rumah tangganya.

Akibat dari aksi AS tersebut, hubungan India dan Amerika Serikat masih memanas terkait pelucutan pakaian yang dilakukan Pihak Gedung Putih terhadap Devyani Khobragade, Deputi Konsul Jenderal India yang bekerja di New York, AS.

India saat ini mengeluarkan aturan tegas terhadap Kedutaan Besar (Kedubes) AS di New Delhi. India mendesak AS untuk menghentikan aktivitas komersial Kedubes AS di New Delhi.

Baca Juga :  Mengapa Dewan PLO Hentikan Kerja Sama Dengan Israel?

Seperti dimuat New Delhi Television Limited, Rabu (8/1/2014), Kedubes AS diminta untuk menutup pengoperasian klub malam, bar, restoran, kolam renang, aren bowling, dan lapangan tenis milik Kedubes AS.

Selain itu, status eksekutif diplomat AS dalam menggunakan jalan di India pun ditarik. Kini para diplomat AS harus mengikuti aturan lalu lintas jalan, seperti warga India lain.

“Mobil diplomat AS yang melintas harus patuh pada aturan setempat,” ujar pejabat India kepada BBC.

Pemerintah India sebelumnya menarik kartu identitas bagi pejabat konsuler AS yang sebelumnya diberikan Kementerian Luar Negeri India. Dengan dicabutnya kartu itu, kini pejabat AS tidak bisa mempercepat perjalanan di India. Aparat India pun memindahkan pembatas yang melindungi gedung Kedubes AS di New Delhi.

Hmmmm, kalau lucuti pria mungkin tak memansa hingga kini. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button