Home / Populer / Basuki berharap ada bantuan 200 Truk Sampah dari luar negeri

Basuki berharap ada bantuan 200 Truk Sampah dari luar negeri

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

 

 

 

Moral-politik.com :  Persoalan menumpuknya sampah, bahkan pola hidup masyarakat DKI jakarta yang doyan membuang sampah ke kali, masih ditunda penyelesainnya secara tuntas.

Maksud baik Pemerintah DKI Jakarta tidak semuanya bisa direspons positif oleh DPRD setempat. Kaitan dengan itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengimbau kepada perusahaan yang ingin membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan bantuan dalam bentuk barang yang berguna. Basuki menolak penyaluran bantuan corporate social responsibility (CSR) dalam bentuk uang.

“Tadi saya baru saja ditawari bantuan 150.000 dollar Amerika dari Taiwan, tapi kita tidak terima. Kalau mau, uangnya diberikan dalam bentuk truk sampah dan tulis sumbangan dari Taiwan,” kata Basuki di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Kamis (30/1/2014).

Basuki mengatakan, lansir Kompas.com, saat ini Pemprov DKI Jakarta kekurangan persediaan truk sampah. Hal itu menjadi kendala serius karena sampah pascabanjir melonjak tajam. DPRD DKI Jakarta juga menolak pengajuan anggaran untuk membeli sebanyak 200 truk sampah baru. Padahal, warga sering mengeluhkan sampah-sampah yang menumpuk karena terlambat diangkut.

Keterbatasan truk sampah itu juga menyebabkan kinerja Dinas Kebersihan DKI Jakarta menjadi tidak optimal. Sebagian truk sampah yang dimiliki telah berusia lebih dari 15 hingga 20 tahun sehingga tidak lagi layak dioperasikan. “Makanya, kami harap ke depannya, bagi (perusahaan) yang mau memberikan bantuan CSR, bentuknya truk atau bus saja. Sekalian bisa berkeliling dan promosi merek juga kan,” kata Basuki.

Pada akhir tahun 2013, Pemprov DKI Jakarta telah menambah 92 truk sampah baru. Truk sampah itu dibeli melalui e-purchasing Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Tahun ini, semua pengadaan barang DKI akan didaftarkan melalui e-catalog dan membeli melalui e-purchasing. Selain alat berat dan truk sampah, semua kendaraan dinas, bus sedang, bus transjakarta, alat tulis, hingga kertas akan dibeli melalui e-purchasing.

Baca Juga :  Sam Haning Meradang, Menristek Dikti Hanya Bersua Tim Suleman Raja

Semoga ada negara donatur yang terpanggil untuk memberi bantuan mobil sampah sebanyak 200 truk agar persoalan penumpukan dan pembuangan sampah secara serampangan dapat terpecahkan dengan baik. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button