Home / Populer / Berapa gaji DPR? Sutan punya rumah berkisar Rp15 M?

Berapa gaji DPR? Sutan punya rumah berkisar Rp15 M?

Bagikan Halaman ini

Share Button

6

Moral-politik.com : Jika kita ingin belajar Matematika dan Berhitung Dagang, maka pertanyaannya, berapa gaji seorang Anggota DPR? Taruhlah per bulan Rp 100 juta. Dari besaran itu, pengeluaran sebulan Rp 25 juta. Berarti tabungan per tahun Rp 900 juta. Total lima tahun Rp 4,5 miliar. Total dua periode Rp 9 miliar.

Nah, jika ada seorang Anggota DPR yang diduga memiliki rumah sekitar Rp 15 miliar, apa usaha lainnya sehingga bisa bikin/beli rumah seharga itu?

Perhitungan kita baru harga satu rumah, bagaimana jika memiliki dua rumah dan satu atau dua bidang tanah, belum lagi beberapa mobil mewah, barang-barang berharga lainnya, dan deposito di Bank?

Jika kita sudah punya gambaran itu, mari kita simak pengakuan berikut ini bahwa rumah mewah Ketua Komisi VII Bidang Energi Dewan Perwakilan Rakyat Sutan Bhatoegana diperkirakan bernilai lebih dari Rp 15 miliar. Nilai aset Sutan itu berdasarkan taksiran Mizwar, salah seorang warga di perumahan elite Vila Duta Jalan Sipatahunan 26, RT 08/14, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, kepada Tempo, Kamis, 23 Januari 2014.

Menurut Mizwar, lansir Tempo.co, harga tanah di lokasi ini mencapai Rp 10 juta juta per meter persegi. Sedangkan luas tanah yang di atasnya berdiri rumah mewah Sutan Bhatoegana, kata Mizwar, sekitar 1.000 meter persegi. “Bila dihitung nilai tanah tanpa bangunan sebesar Rp 15 miliar,” ujar dia.

“Saya tinggal di sini sejak 1992. Harga tanah semeter Rp 7 juta, tapi sekarang bisa mencapai Rp 10 juta per meter,” kata dia.

Berdasarkan informasi, saat berdirinya rumah berkonsep Mediteranina dengan dinding berwarna abu-abu, Sutan sempat mengadakan acara selamatan di rumah barunya. Acara itu dihadiri para pejabat pemerintah, pejabat tinggi negara, hingga warga kompleks elite Villa Duta.

Baca Juga :  Plt Sumarsono mengaku kebijakannya untuk mengamankan Ahok

Sayangnya, rumah mewah Sutan pernah digeledah tim Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis, 16 Januari 2014. Penggeledahan itu terkait temuan uang dolar Amerika Serikat di brankas Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Waryono Karno serta dana tunjangan hari raya buat anggota Komisi VII DPR dari SKK Migas.

Pada hari yang sama dengan penggeledahan itu, Waryono–yang kini sudah pensiun–ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Dia disangka terlibat dalam kasus suap Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Tunjangan Hari Raya Dewan.

Ok, sekarang katakan kepada rumput yang bergoyang, apa yang ada dalam benakmu?

Mari kita ngopi siang. GBU all. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button