Home / Sport / Berkas mantan Walikota Kupang Daniel Adoe dinyatakan lengkap

Berkas mantan Walikota Kupang Daniel Adoe dinyatakan lengkap

Bagikan Halaman ini

Share Button

Ridwan Angsar1(1)

 

Moral-politik.com : Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT melalui penyidiknya yang meneliti berkas mantan Walikota Kupang, Daniel Adoe tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku untuk SD dan SMP Tahun 2010 senilai Rp 2, 6 miliar pada Dinas PPO Kota Kupang diyatakan sudah lengkap.

Kasi Penkum dan Humas, Ridwan Angsar, kepada Moral-politik.com, Senin (27/1/2014)  mengatakan, dalam waktu dekat Daniel Adoe yang menjadi tersangka utama kasus dugaan korupsi pengadaan buku di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kota Kupang akan menyusul kontraktor pelaksana, Budiharto, dan pejabat pembuat komitmen (PPK), Cornelis Kapitan, yang berkasnya terlebih dahulu dikirim ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dalam waktu dekat, kata dia, penyidik mengirim tahap kedua berupa tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Usai pengiriman tahap kedua, diikuti pengiriman berkas kepada Pengadilan Tipikor Kupang.

“Tidak lama lagi penyidik akan kirim berkas tersebut ke tangan JPU untuk tahap dua, untuk segera dikirim ke Pengadilan Tipikor Kupang,“ katanya.

Diprediksikan, lanjutnya,   persidangan perdana tiga tersangka utama itu akan berlangsung pada Januari  2014. Persidangan tiga tersangka berlangsung bersamaan karena keterkaitan antara satu tersangka dengan tersangka lainnya.

Ditanya tentang tuduhan pasal yang diajukan kepada tiga tersangka, Ridwan mengatakan, ketiganya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor  31 Tahun 1999 tentang  Pemberantasan Korupsi.

Sesuai Pasal 2, jelasnya, ancaman hukuman bagi tersangka minimal empat tahun, maksimal 20 tahun penjara. Sementara Pasal 3, ancaman hukuman penjara minimal satu tahun dan maksimal 20 tahun. Tak hanya berkas Daniel Adoe yang dinyatakan lengkap, berkas lima panitia pemeriksa barang juga sudah lengkap.

Lima panitia pemeriksa barang, sebutnya,  yang berkasnya sudah lengkap, yakni tersangka Fransiskus Kemis, Sahidi Djahilape, Simon Bunga, Evi Herlina Rata, Agustinus Kia Bala Miten. Kelimanya juga dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :  Ende: PKK Fasilitasi 33 Pasutri Nikah Masal

Sementara berkas lima tersangka panitia pengadaan, yakni Ferry S Natoen, Hendrik Benyamin, LP, Olga J Kedoh, Epsan MP Benu, dan mantan Kadis PPO Kota Kupang, Max Halundaka, dikirim dalam waktu dekat. (richo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button