Home / Populer / Bupati TTU Polisikan Forum Anti Korupsi

Bupati TTU Polisikan Forum Anti Korupsi

Bagikan Halaman ini

Share Button

10

Moral-politik.com : Spanduk dukungan anti korupsi yang dipajang di pagar Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) berbuntut hukum.

Pasalnya, ditengarai ada tulisan pesan yang bernuansa pemfitnahan terhadap Bupati TTU Raymundus Fernandes.

Tak puas dengan spanduk tersebut, Pemerintah Kabupaten TTU yang merasa dilecehkan itu segera saja menempuh jalur hukum.

Tepatnya, Selasa (07/1) sekira pukul 20.00 Wita, Bupati TTU Raymundus Fernandes bersama Wakil Bupati TTU Aloysius Kobes dan sejumlah pimpinan SKPD mendatangi Polres TTU untuk melaporkan penanggungjawab aksi tersebut.

Rupanya pengaduan Bupati Ray ke Polres TTU sebab aksi Forum Anti Korupsi yang sedang memajang spanduk penggalangan 1000 tanda tangan untuk mendukung penuntasan korupsi di TTU, terdapat tulisan piloks warna hitam, “Bupati pencuri”, tangkap pencuri”, dan sejumlah tulisan jorok lainnya.

Nampak Laporan Pemkab TTU diwakili Kepala Bagian  Hukum Ferdinand Sinlaeloe. Laporan itu bernomor SSTPL/ 06 /I /2014/ RES TTU.

Sementara Bupati TTU Raymundus Fernandes saat dikonfirmasi Rabu (08/7) menuturkan, negara hukum sehingga setiap warga negara punya hak untuk mengadu ke lembaga hukum termasuk dirinya sebagai Bupati.

“Kita lapor polisi, karena ini bukan soal pribadi saya tetapi pelecehan terhadap institusi sehingga tentu saya pun marah,” ujarnya.

Ray menjelaskan, setiap warga Indonesia tentu patut dan taat terhadap hukum sebab  negara hukum sehingga ada yang merasa dirugikan haknya,tentu mengadu. Sehingga pihaknya melaporkan perlakuan aksi itu ke Polisi.
Dikatakan, kebebasan yang dimiliki setiap orang tidak harus digunanakan untuk melecehkan orang lain sehingga Ray menuding penanggungjawab aksi  harus bertanggungjawab.

Sekedar tahu, hadir saat itu, bupati Raymundus Fernandes, Wabup TTU Aloysius Kobes, Kabag Hukum Ferdinand Sinlaeloe, Kabag Humas dan Protokol Bonivasius Kia Ola,  Kadis Pertambangan dan energi Robertus Nahas, Kasat Pol PP Agusto Solokana, dan  beberapa orang saksi yakni Feri Lopez, Willy Sonbay dan Kristian Kenjam.

Baca Juga :  Megawati akomodir Prabowo dan Puan Maharani di Kepengurusan PDI-P

Sementara Kapolres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha saat dikofirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Sefnat mengatakan, laporan Pemkab TTU terkait pencemaran nama baik, saat ini masih dimintai keterangan saksi.

Dikatakan Kapolres, penanggungjawab kegiatan juga akan dipanggil guna dimintai keterangan. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button