Home / Pena_VJB / Catatan Capres 2014-2019 (2)

Catatan Capres 2014-2019 (2)

Ilustrasi Jakarta macet

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM – Persoalan lain yang bakal dihadapi oleh Megawati jika menetapkan Jokowi sebagai Cawapres adalah, belum dipastikan Jokowi dan dirinya, misalnya, bisa memenangkan Pilpres/Pilwapres.

Sebab, survei menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia menginginkan Jokowi sebagai Capres bukan Cawapres, dan itu dibuktikan dengan tingginya elektabilitas dan popularitas Jokowi di atas Balon lainnya, termasuk Megawati itu sendiri.

Patut diapresiasi keterbukaan Megawati bahwa dirinya tak mungkin maju sebagai Capres. Alasannya sudah tua dan telah kalah sebanyak tiga kali.

Tapi, apakah pernyataan seorang Tokoh Politik itu boleh ditelan bulat-bulat? Malah saya menilai, pernyataan Megawati adalah sebuah strategi untuk memancing reaksi pasar, sekaligus membelokkan kecenderungan pasar dari Jokowi kepada dirinya.

Dalam kegalauan Mega, satu hal yang selalu menjadi beban pemikirannya adalah, apakah hasil Pileg 9 April 2014 mendatang, partai yang dipimpinnya itu bisa meraih PT 20 persen?

Jika bisa maka diyakini Mega dengan “congkaknya” membusungkan dada, karena tak perlu berkoalisi dengan partai lainnya.

Lepas dari itu, Megawati juga tak bisa mengenyampingkan adanya ancaman-ancaman kepada dirinya agar segera menetapkan Jokowi sebagai Capres sebelum Pileg 9 April mendatang, agar suara Indonesia yang dipusatkan kepada Caleg PDIP adalah dalam rangka memboyong Jokowi sebagai Capres, yang diyakini dapat memenangkan Pilpres hanya dalam satu putaran. (bersambung)

 

Oleh: VJB
Baca Juga :  Uskup Atambua Minta Lakukan Pembinaan Anak

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button