9

 

 

Moral-politik.com : Jakarta dihantam banjir ekspor dari Bogor, di Manado banjirnya hasil produksi daerahnya sendiri. Jika menelusuri korban banjir Manado, ceritanya tak kalah pilunya dengan korban banjir di Jakarta.

Seperti dialami oleh Merlin (31) seorang korban banjir di Taas, Manado, ternyata sudah tiga hari belum mengganti celana dalam (CD). Ibu rumah tangga ini mengaku ia dan semua penduduk di wilayahnya hanya mencuci baju dalam dengan air bersih dan memakainya kembali.

Melansir Tribun.com, sulit air bersih jadi cuci baju dalam itu pakai air minum. “Dari pas banjir (Rabu) sampai sekarang kita (saya) belum ganti celana dalam (cd) dan bh (kutang). CD dicuci dan ramas (keringkan) dan pakai ulang biarpun masih basah,” akunya kepada Tribun Manado.

Ia mengaku bukan hanya dia saja yang mengalami nasib seperti ini. “Mau bagaimana lagi daripada sakit? Laki-laki dan perempuan di sini solusi sementara cuma itu. Kalau makanan masih aman biar hanya supermie tapi kami sangat butuh baju dalam supaya nyaman mau bergerak bersih-bersih rumah,” ujarnya dalam melayu Manado.

Sementara itu, Yoke Saroinsong korban banjir di Lorong Tampa Potong yang masuk dari samping SPBU Tikala menuturkan jika pihaknya membutuhkan pembalut wanita. “Di sini banyak perempuan dan butuh sekali pembalut wanita. Semoga ada bantuan dalam bentuk pembalut dan obat-obatan,” ujarnya.

Kita semua turut prihatin sembari mendoakan…. (erny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + 2 =