Home / Sport / Curiga Lurah curi beras, warga timbang ulang

Curiga Lurah curi beras, warga timbang ulang

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

 

 
Moral-politik.com : Buntut dari penahanan Yohanes Tein di Polsek Ponu, , Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), selaku ketua komite pembagian beras bantuan rawan pangan di Kelurahan Ponu, Kecamatan Biboki Anleu, membuat warga kemudian mencurigai ada keterlibatan lurah.

Akibat dari mayoritas warga tidak percaya, terpaksa harus dilakukan timbang ulang beras sebanyak 53 ton di kantor lurah.

Proses timbang ulang beras itu diikuti oleh Camat Biboki Anleu, Kapolsek Ponu, Lurah Ponu, LSM, para RT. RW, tokoh masyarakat, pemuda dan puluhan warga setempat.

Tokoh masyarakat Ponu, Yoakim Ulu Besin Manehat kepada media ini menuturkan, keterlibatan lurah terungkap setelah ada informasi dari tetangga dekat Yohanes Tein yang bernama Aloysius Teme, sehingga warga menginginkan kalau bisa lurah dan stafnya ditahan polisi.

“Ya perlu timbang ulang beras 53 ton untuk membuktikan kalau seandainya berasnya kurang  maka lurah dan staf harus bertanggung jawab. Kami minta pak Kapolsek untuk segera menahan lurah dan stafnya,” tandasnya.

Dikatakan sesuai pengakuan Yohanes Tein, dia beli beras itu di Lurah dengan harga per kilonya Rp 6.000. Sehingga diduga kuat masih banyak beras lainnya yang dijual oleh lurah dan stafnya, tetapi yang berhasil kita temukan barang bukti berupa 12 karung.

“Dia mengaku kalau yang jual itu pegawai kantor lurah termasuk lurah itu sendiri,” tandasnya. (lima)

Baca Juga :  Kota Kupang: Walikota Perintahkan Kadis PU Kerjakan Jalan Rusak

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button