Home / Sport / Dana PEM belum bisa digulirkan lagi

Dana PEM belum bisa digulirkan lagi

Bagikan Halaman ini

Share Button

DANA PEM DI KELURAHAN KAYU PUTIH BERMASALAH

Moral-politik.com : Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) yang merupakan dana untuk membantu usaha kecil masyarakat di Kota Kupang, sementara belum bisa digulirkan kembali. Hal ini disebabkan pengembalian dana yang dikuncurkan Pemerintah Kota Kupang kepada masyarakat di 51 kelurahan belum mencapai 25 persen,  sehingga belum bisa digulirkan lagi kepada masyarakat lain yang belum mendapat pada tahap pertama.

“Dana yang suda dikembalikan kepada kas LPM, sampai 31 desember baru mencapai 14,05 persen atau dari total dana yang di kuncurkan sebesar 14,697. Miliar pengembaliannya baru mencapai 2,06 Miliar,” kata Kepala Bagian Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kota Kupang Felisberto Amaral, dalam laporannya pada Acara Evaluasi Dana Pem di lantai III Kantor Walikota, Rabu (22/01/2014).

Menurut Amaral, dana tersebut merupakan dana hibah atau dana abadi kepada 51 kelurahan yang dikelola LPM untuk untuk mengembangkan ekonomi mikro  masyarakat secara perorangan yang berjalan dalam bentuk pinjaman tanpa bunga telah berjalan secara keseluruhan di 51 Kelurahan dengan jumlah penerima 3.808 orang dan Dalam perjalanan ada kelurahan yang tidak mampu menyerap secara keseluruhan dana adalah Kelurahan LLBK yakni 97 juta dari 400 juta yang telah direncanakan.

Lanjut Amaral,  terdapat 43 kelurahan yang sudah jatu tempo pengembalian, dan delapan yang belum jatu tempo pengembalian.

“Jumlah pengembalian yang ada belum bisa  katakan sukses, sebab perjalanan pengembalian dana PEM masih sangat lambat dan tidak sesuai harapan,” akunya.

Dukungan dari semua pihak, terlebih bagi masyarakat penerima, kata dia, sangat diharapkan agar tetap konsisten dalam pengembalian dana PEM.agar bisa mengembalikan sehingga dapat digulirkan lagi. Di balik pesimis bahwa belum sukses, Amaral juga mengaku optimis tentang pengembalian dan PEM akan berjalan baik, oleh karena kesedaraan masyarakat penerima  hari demi  hari semakin tinggi,selain itu perorganisian pengelolaan dana PEM cukup baik.

Baca Juga :  Pemerintah Harus Ada Kebijakan Perlindungan Anak

Wakil Walikota Kupang Hermanus Man yang hadir dalam acara evaluasi mengatakan, evaluasi merupakan suatu kegiatan dimana dilihat kembali  apa saja yang sudah dibuat dan sudah berjalan sampai sejauh mana dan apa yang belum dilakukan, perlu bercermin dan melihat agar bisa dibenahi.

Empat hal perlu diperhatikan, LPM selaku pengelola, kata dia, pertama dilakukan sesuai juknis dan Juklak agar tidak menyalahi aturan.

” Kalau Juklak mengatur seperti apa? erlu ikuti, jangan berjalan diluar dari juknis atau juklak  yang ada. Karena fungsi juknis untuk mensejajarkan,” katanya.

Kedua, laporan harus tepat waktu; ketiga, tidak boleh mengunakan dana PEM untuk kebutuhan  pribadi. Apabila salah jalan harus perlu kembali jalan benar; dan keempat, bekerja dengan sktif agar program ini bisa berjalan dengan baik. (nyongy)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button