Home / Populer / ‘Dari opera sabun ke Anas tak tahu dan tak terima uang’

‘Dari opera sabun ke Anas tak tahu dan tak terima uang’

Bagikan Halaman ini

Share Button

11

 

Moral-politik.com : Skenario menjadikan Anas Urbaningrum sebagai saksi untuk terdakwa Deddy Kusdinar dalam proyek Hambalang, dihadiri sejumlah sahabatnya. Salah satu yang hadir adalah Gede Pasek Suardika, yang baru dipecat sebagai anggota dewan oleh Partai Demokrat.

Apa kata loyalis Anas soal jalannya sidang tersebut? Menurut mantan Ketua Komisi III DPR RI, Fraksi Partai Demokrat ini menilai Anas tidak masuk dalam kualifikasi sebagai saksi. Karena seorang saksi paling tidak mendengarkan, mengalami, dan melihat sebuah peristiwa tindak pidana. Sementara Anas tidak tahu semuanya.

“Kualifikasinya saja Mas Anas sudah tidak masuk, kenal saja tidak. Bagaimana bisa menjadi saksi. Ya, paling enggak (kesaksian Anas, red) untuk menambah opera sabun mereka, cukup bagus lah,” sindir Pasek usai persidangan Deddy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (21/1/2014), lansir Tribunnews.com.

Anas sebelum persidangan mengaku tidak mengetahui terdakwa Deddy. Usai persidangan, Anas mengaku baru tahu Deddy. Dalam keterangannya, Anas mengklaim tidak pernah memerintahkan politisi Demokrat, Ignatius Mulyono untuk mengurus izin sertifikat proyek Hambalang di Badan Pertanahan Nasional.

Menurutnya, ketika menjalani pemeriksaan di depan penyidik, tidak pernah ada pertanyaan menyoal Deddy. Namun ia tidak membantah jika penyidik mempertanyakan soal proyek Hambalang.

Hakim anggota, Purwono Edi, giliran yang menanyakan Anas. Ia mengonfirmasi dakwaan jaksa yang menyebut Anas menerima uang dari PT Adhi Karya dalam proyek Hambalang, sebesar Rp 2,2 miliar. “Saya tidak pernah tahu, tidak pernah meminta dan tidak pernah menerima,” kata Anas. (erny)

 

Baca Juga :  Tanpa Jokowi, pemilih PDIP hanya 14,03%

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button