Home / Sport / Diduga bensin di Ruteng dicampur minyak tanah.

Diduga bensin di Ruteng dicampur minyak tanah.

Bagikan Halaman ini

Share Button

IMG-20140114-01001

Nusa Tenggara Timur, Moral politik.com : Akibat berkurang stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU yang ada di kota Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai, terpaksa penguna BBM membeli BBM yang dijual enceran di sepanjang jalan raya dan kios-kios kecil.

Rupanya kelangkaan BBM ini diduga dimanfaatkan oleh pengecer dengan mencampur bensin dan minyak tanah untuk mendapat keuntungan yang lebih besar.

Aris, tukang ojek di Ruteng, Selasa pagi (14/1/2014) mengungkapkan bahwa dirinya membeli bensin eceran di kampung Carep, namun apa yang terjadi bensin yang dibelinya terbukti campur dengan minyak tanah.

“Hal ini terbukti ketika motor milik saya tidak bisa di stater lantaran karburatornya kebanjiran. Saya bersihkan karburator ternyata benar bensin dicampur minyak tanah,” tuturnya.

Tukang ojek lain, Emilianus Jeharum menuturkan, terpaksa kami membeli bensin eceran yang dijual dengan campur minyak tanah dikarenakan langkanya BBM yang ada di SPBU.

“Kami sudah bosan menghadapi persoalan BBM langka ini, pemerintah daerah sudah tidak mampu lagi menertibkan pengecer BBM. Kami tidak tahu kepada lembaga apalagi yang harus menangani kelangkaan BBM ini, pendapatan kami tekor,” kata Emil Jeharum.

Pantuan media ini kota Ruteng dua minggu terakhir, kelangkaan BBM sangat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Di tiap SPBU ratusan kendaraan roda dua dan empat berjejeran mengikuti antrian untuk mendapatkan BBM. Tetapi masih juga ditemukan ratusan penjual bensin eceran yang ada di kota Ruteng, padahal pemerintah daerah dan pihak kepolisian Resort (POLRES) Manggarai bertindak tegas dan tidak ada surat ijin untuk pengecer  BBM. (Satria)

Baca Juga :  Inikah Gayanya PLN Bohongi Masyarakat Fatukoa & Kota Kupang?

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button