Home / Sport / Dirut PT. Bintang Ilmu diperiksa di Surabaya

Dirut PT. Bintang Ilmu diperiksa di Surabaya

Bagikan Halaman ini

Share Button

Ridwan Angsar1(1)

 

Moral-politik.com : Direktur Utama (Dirut) PT. Bintang Ilmu, Basalim Tualeka diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) di Surabaya dalam kasus dugaan korupsi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) pada Dinas PPO NTT tahun 2007 senilai Rp 77 miliar.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar kepada Moral-politik.com, Jumat (24/1/2014) membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Dirut PT. Bintang Ilmu di Surabaya dalam kasus tersebut.

Pemeriksaan itu, kata dia, untuk melengkapi berkas dalam kasus dugaan korupsi PLS pada Dinas PPO NTT tahun 2007 lalu senilai Rp 77 miliar. Dalam kasus tersebut, Dirut PT. Bintang Ilmu diperiksa sebagai saksi.

“Benar Dirut PT. Bintang Ilmu diperiksa penyidik Kejati NTT di Surabaya dalam kasus dugaan korupsi PLS pada Dinas PPO NTT tahun 2007 lalu senilai Rp 77 miliar,” katanya.

Pemeriksaan terhadap Dirut PT. Bintang Ilmu itu, lanjutnya,  dalam kapasitas sebagai rekanan yang mengadakan alat tulis untuk kelompok belajar dalam kasus PLS pada Dinas PPO NTT.

Selain Dirut PT. Bintang Ilmu, katanya, penyidik juga memeriksa Mansyur Tualeka selaku konsultan PT. Bintang Ilmu, juga sebagai saksi dalam kasus tersebut. Mansyur diperiksa berkaitan dengan pengadaan alat tulis dalam kelompok belajar.

“Selain dirut, Robert Jimy selaku penyidik memeriksa Mansyur Tualeka selaku konsultannya juga,” ungkapnya.

Ditegaskan Ridwan, penyidik masih akan terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Penyidik juga akan melakukan klarifikasi atas pemeriksaan terhadap dua orang saksi tersebut, jika masih ada yang perlu diklarifikasi maka akan ditindak lanjuti berkaitan dengan keterangan para saksi itu. (richo)

Baca Juga :  BPBD Rote Ndao bantah diskriminatif salurkan bantuan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button