Home / Populer / Dosen Indonesia minta waktu berdiskusi dengan Mendikbud

Dosen Indonesia minta waktu berdiskusi dengan Mendikbud

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

 
Jakarta, Moral-politik.com : Di tempat terpisah  Muhammad Yunis menuturkan bahwa Dosen Indonesia akan melayangkan surat resmi dalam minggu ini.

“Isi surat adalah meminta waktu Mendikbud, M. Nuh untuk membahas Perpres 88/2013 dan berbagai hal yang menentukan kesejahteraan Dosen baik PNS maupun yang bukan PNS,” urai Muhammad Yunis kepada Moral-politik.com melalui email, Rabu (15/1/2014.

Selain itu, menanggapi pernyataan Mendikbud, M. Nuh beberapa hari lalu, Ketua Forum Akademisi Informasi dan Teknologi (FAIT), Hotland Sitorus mengatakan, jawaban M. Nuh tidak relevan dengan permasalahan yang kita tuntut.

“Kami tidak melihat relevansi jawaban Mendikbud M. Nuh terhadap tuntutan para Dosen Indonesia. Jawaban yang tidak argumentatf dan tidak menyinggung substansi permasalahan!” tegas Hotland Sitorus.

“Kalau alasan karena sudah mendapatkan serdos, dosen tidak lagi mendapatkan remunerasi, kenapa dosen di luar lingkungan kemdikbud mendapatkan renumerasi? Lantas, apakah semua dosen di Kemdikbud yang
memiliki NIDN dan jabatan fungsional sudah mendapatkan serdos?” tanya Hotland Sitorus.

“Ini hanya masalah kebijakan di Kemdikbud. Dosen Indonesia berharap M. Nuh seharusnya menjadi Bapak di Kemdikbud, bukan sebagai Tuan!” Tegas Hotland Sitorus.

Apabila pertemuan dengan Mendikbud tidak berhasil, sambung dia, rencana selanjutnya adalah menemui Presiden SBY dan Komisi X DPR-RI. Bahkan kami mengajak Dosen di seluruh Indonesia untuk mengajukan peninjauan ke MA kebijakan pemotongan tunjangan fungsional dan serdos bagi dosen yang sedang tugas
belajar. (HS)

Baca Juga :  Mengapa Kaligis minta Kubu Aburizal Tak Cari Pengadilan Lain?

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button