Home / Populer / Elektabilitas Jokowi ditaklukan Lorenzo dan Rossi

Elektabilitas Jokowi ditaklukan Lorenzo dan Rossi

Bagikan Halaman ini

Share Button

8

 

 

Moral-politik.com : Dari semua hasil survei tentang Capres paling ideal, tak satupun bisa menyaingin Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), apalagi mengalahkan.

Itu berarti elektabnilitas dan popularitas Jokowi sangat tinggi.

Tapi mungkin kali ini Jokowi harus mengakui kehebatan dua orang tokoh muda yang sudah lebih dahulu populer di jagad raya ini, kendati kedua tokoh itu berada di negerinya Jokowi sendiri, bukan di Amerika Serikat atau Inggris, misalnya.

Pada Jumat (17/1/2014) kemarin, kehadiran dua pebalap MotoGP Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, memudarkan magnet Jokowi.

Hal itu terbukti manakala Lorenzo dan Jokowi bersepeda dari rumah dinasnya di Menteng ke Balaikota Jakarta, Jumat pagi. Hanya sedikit warga yang terlihat meneriakkan nama Jokowi. Yang banyak terdengar justru panggilan, “Hai, Lorenzo”.

Tidak berhenti di situ, lansir Kompas.com, kejadian lebih langka pun terjadi ketika Lorenzo dan Jokowi sampai di Balaikota Jakarta. Pebalap asal Spanyol itu cepat-cepat dievakuasi ke dalam ruang tamu Balaikota karena kerumunan wartawan dan penggemarnya berebut mendekati. Orang-orang yang berkemurun itu tidak sadar bahwa Jokowi berada di antara mereka, tertinggal masuk ke dalam kantornya sendiri. “Eh, Pak Jokowi. Maaf, Pak, silakan,” kata salah satu wartawan.

Momen serupa terjadi lagi ketika Jokowi, Rossi, dan Lorenzo keluar dari Balaikota Jakarta untuk menggelar konferensi pers. Tidak ada satu pun yang memanggil nama Jokowi, seperti hari-hari biasa saat wartawan ingin mewawancarainya. Semua yang ada di Ballroom Balaikota meneriakkan nama kedua pebalap dari tim Yamaha tersebut.

Saat memberikan sambutan, Jokowi sempat berseloroh bahwa wartawan melupakan dirinya dan hanya fokus pada kedua tamunya. “Dari tadi teriak-teriak, ‘Lorenzo! Lorenzo! Rossi! Rossi!’ Lupa sama Jokowi. Ini loh ada Lorenzo, Rossi, dan Jokowi,” ujarnya seraya disambut tawa oleh puluhan wartawan dan penggemar.

Baca Juga :  Debat Kedua Pilkada DKI, KPU Rancang Ulang

Tidak seperti Lorenzo yang ikut mengayuh sepeda dan sarapan bersama Jokowi ke Balaikota, Rossi datang terlambat ke kantor pusat pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut. Kedua pebalap itu datang ke Indonesia dalam rangka acara pertemuan nasional dealer salah satu perusahaan industri otomotif di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Pertemuan mereka dengan Jokowi merupakan pertemuan pertama.

Hmmmm, moga-moga enggak ada parpol yang merekrut Lorenzo dan Rossi…. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button