8

 

 

Moral-politik.com : Setelah matan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD melaporkan Jazuli atas tudingan pencemaran nama baik, Jumat (24/1/2014),  mantan juru bicara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten, Wahidin Halim-Irna Narulita, Ahmad Jazuli Abdillah, melaporkan Mahfud MD ke Bareskrim Polri. Mahfud dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik.

Kuasa hukum Jazuli, Andi Syafrani, mengatakan, Mahfud yang ditemui sejumlah awak media seusai acara diskusi di Jakarta, Jumat (24/1/2014) lalu, menyebut kliennya kafir. Hal itu dinilai kurang pantas disampaikan oleh seorang negarawan seperti Mahfud.

“Pak Mahfud mengeluarkan omongan yang menyinggung perasaan dan etika. Omongan orang kafir, omongan sekelas binatang, seolah menyamakan Jazuli seperti binatang,” kata Andi di Mabes Polri, Senin (27/1/2014), lansir Kompas.com.

Dalam laporan tersebut, Andi mengatakan bahwa ia membawa barang bukti yakni berupa artikel berisi pernyataan Mahfud yang dimuat di sejumlah media elektronik. Menurutnya, bukti tersebut dianggap cukup kuat untuk mendukung laporannya. Ia menambahkan, pasal yang dilanggar Mahfud yaitu Pasal 310 dan Pasal 317 KUHPidana tentang pencemaran nama baik.

Sementara itu, ia menegaskan bahwa laporan kliennya tersebut bukanlah sebagai laporan balasan atas laporan Mahfud sebelumnya. “Sebetulnya kami ingin melaporkan terlebih dahulu, tapi ternyata Pak Mahfud dulu lah yang melaporkan kami ke Mabes Polri,” katanya. (erny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 3 =