Home / Populer / Harga Sembako tidak turun pasca kenaikan pada hari Natal

Harga Sembako tidak turun pasca kenaikan pada hari Natal

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

 
Moral-politik.com : Pasca kenaikan harga Sembako menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru kemarin, belum mengalami penurunan meskipun perayaan itu telah lewat. Tren harga Sembako di Kota Kupang hingga sampai awal Januari 2014  masih tetap bertahan pada indeks yang sekarang maka inflasi kota per Januari  delapan persen, namun posisi ini masih dalam posisi aman.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang Victor Umbu Mana kepada Moral-politik.com, di Kupang, Kamis (16/01/2013)..

Ia mengatakan, dengan posisi masih tetap bertahan pada indeks harga  yang sekarang maka  diperkirakan fluktuatif harganya akan mengalami perubahan di pertengahan Februari, karena dia akan dilihat dari daerah produsen.

“Persoalan harga naik dan tidak di pasaran saat ini tergantung dari hasil produksi dari daerah penyuplay melimpah atau mengalami gagal panen. Namun untuk kondisi lain soal kenaikan harga yang masih sulit dikendalikan oleh pemerintah seperti sektor transpotasi dan perbankan karena perbankan selalu mengikuti tren pasar,” katanya.

Ia mengaku, masalah indeks harga pada bahan pokok tidak berpengaruh pada harga makanan dan minuman ,karena itu merupakan gejolak fluktuatif yang berlaku alamiah karena terjadi pada akhir tahun.

Untuk itu dalam mengantisipasi hal tersebut maka pemerintah lebih kepada menjaga stok barang supaya tidak langkah sementara kebijakan lain yang selalu dibuat oleh pemerintah adalah operasi pasar bersama.

“Operasi pasar ini pihak Disprindag akan bekerjasama dengan pihak Bulog, karena sebagai langkah menekan gejolak harga yang terjadi di lapangan,” katanya.

Dengan posisi harga saat ini, Ia berharap, tataniaga distribusi barang dari lokasi produsen pada umumnya di daerah Jawa dan Makasar tidak mengalami gejolak, sebab jika bergejok maka akan berpengaruh ke  daerah penerima termasuk Kota Kupang karena Kota Kupang adalah daerah penampung  produksi. (nyongky)

Baca Juga :  Sidang DPRD Dengan Agenda LKPJ Wali Kota Kupang Tahun 2014 Ditunda

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button